NASIONALNEWS.ID, SLEMAN – Bupati Sleman H. Harda Kiswaya meresmikan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Lapangan Perumnas Condongcatur, Kapanewon Depok, Sleman, Minggu (30/8/2026).
Peresmian RTH berlangsung meriah. Ribuan warga mengikuti senam bersama dan jalan sehat yang sekaligus menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
RTH tersebut menjadi hasil kolaborasi warga dari tiga wilayah di kawasan Perumnas Condongcatur, yakni RW 13 Padukuhan Gempol, RW 17 Padukuhan Dero, dan RW 22 Padukuhan Ngringin.
Prosesi peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Sleman. Setelah itu, Harda mengibarkan bendera start untuk melepas peserta jalan sehat dari berbagai kelompok usia.
Dalam sambutannya, Harda mengapresiasi kekompakan warga Perumnas Condongcatur. Menurutnya, kebersamaan warga menjadi modal penting dalam membangun lingkungan.
“Ini wujud semangat satu hati, satu pikiran, satu tujuan dalam membangun wilayah,” kata Harda.
Ia mengatakan semangat kemerdekaan saat ini tidak hanya diwujudkan dengan mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga melalui kerja bersama untuk membangun lingkungan, menjaga kerukunan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Harda juga meminta warga ikut merawat RTH yang telah dibangun pemerintah.
“Lapangan ini harus bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. Mari kita jaga dan manfaatkan bersama agar keberadaannya memberikan manfaat bagi warga,” ujarnya.
RTH Lapangan Perumnas Condongcatur dibangun Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Lingkungan Hidup dengan anggaran sekitar Rp1,9 miliar dari APBD Kabupaten Sleman.
Pembangunan tersebut merupakan tindak lanjut aspirasi masyarakat agar lapangan menjadi ruang publik yang lebih tertata, fungsional, dan ramah lingkungan.
Fasilitas yang tersedia antara lain lapangan berumput, lintasan joging, area olahraga, saluran drainase, serta area kuliner.
Ketua Panitia Julisetiono Dwi Wasito mengatakan peresmian RTH menjadi momentum mempererat kebersamaan dan silaturahmi warga sekaligus memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Peresmian RTH menandai dimulainya pemanfaatan fasilitas umum ini untuk masyarakat,” katanya.
Menurut Juli, RTH tersebut bisa digunakan warga untuk berolahraga, berinteraksi, hingga menggelar berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Ia mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kebersihan, keamanan, ketertiban, dan kelestarian lingkungan agar RTH tetap nyaman digunakan.
Selain olahraga dan hiburan, warga juga mendapat edukasi pencegahan kebakaran dari Pemadam Kebakaran Kabupaten Sleman.
Warga diperagakan cara menghadapi kebakaran sejak awal, termasuk ketika api berasal dari kompor atau gas elpiji. Edukasi ini mendapat respons positif, terutama dari ibu rumah tangga yang sehari-hari menggunakan peralatan memasak.
Kegiatan tersebut diharapkan membuat warga lebih siap menghadapi potensi kebakaran dan tidak panik saat terjadi keadaan darurat.
Acara juga diisi hiburan musik dan pembagian hadiah, termasuk sepeda gunung. Harda turut menambah hadiah uang senilai Rp1 juta bagi peserta.
Peresmian RTH ini turut dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman Dra. Epiphana Kristiyani, M.M., Anggota DPRD Kabupaten Sleman Ali Imron, S.Pd., Panewu Depok Rakhmat Harinawan, Plt. Lurah Condongcatur Budi Arto, serta para dukuh, tokoh masyarakat dan tamu undangan.
Keberadaan RTH Perumnas Condongcatur diharapkan tidak hanya menjadi tempat olahraga, tetapi juga ruang pertemuan warga dari tiga padukuhan.
Kolaborasi RW 13 Gempol, RW 17 Dero, dan RW 22 Ngringin menunjukkan perbedaan wilayah tidak menghalangi warga untuk bergotong royong membangun dan merawat fasilitas bersama.
Dengan dukungan pemerintah dan rasa memiliki masyarakat, RTH tersebut diharapkan berkembang menjadi ruang publik yang hijau, sehat, inklusif, produktif, dan berkelanjutan. (Jat)











