NASIONALNEWS.ID CILACAP – Seorang anak buah kapal (ABK) KM ULI Jaya 02, Slamet Andriyanto (27), ditemukan meninggal dunia saat melaut di Perairan Cimiring, Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Tim gabungan SAR diterjunkan untuk mengevakuasi korban yang diduga kuat mengalami serangan jantung saat berada di atas kapal.
Korban diketahui merupakan warga Desa Rangimulya, Kecamatan Warurejo, Kabupaten Tegal. Insiden itu terjadi ketika Slamet tengah menjalankan aktivitas mencari ikan di perairan selatan Cilacap.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Cilacap menerima laporan kejadian pada pukul 06.04 WIB dari Rebo Sanjaya selaku TPKL. Respons cepat dilakukan, hanya berselang lima menit setelah laporan masuk, tim rescue diberangkatkan menuju Dermaga 3 PPSC Kabupaten Cilacap.
Tim tiba di dermaga pada pukul 06.11 WIB dan segera bersiaga menunggu kedatangan kapal yang membawa korban. Namun proses pemulangan kapal menuju darat tidak berjalan mulus.
KM ULI Jaya 02 dilaporkan mengalami kendala mesin dalam perjalanan, sehingga kapal baru berhasil merapat ke dermaga pada pukul 09.15 WIB. Keterlambatan tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam proses evakuasi, meski kondisi cuaca dilaporkan berawan dan relatif mendukung.
Setibanya kapal di dermaga, tim SAR gabungan langsung melakukan proses evakuasi. Pada pukul 09.30 WIB, jenazah Slamet Andriyanto berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia.
Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RSUD Cilacap untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur medis dan administrasi.
Dengan selesainya proses evakuasi, operasi SAR resmi ditutup pada pukul 09.40 WIB. Tim SAR juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan kejadian tersebut.
Peristiwa ini kembali menegaskan tingginya risiko pekerjaan di sektor kelautan, di mana ancaman tidak hanya datang dari cuaca dan gelombang, tetapi juga kondisi kesehatan mendadak yang dapat berujung fatal saat berada jauh dari fasilitas pertolongan medis.
(Widhiantoro)






