NASIONALNEWS.ID,Denpasar-Produksi film horor Arwah Legong yang disutradarai Ronni Mepet mengalami serangkaian mistis yang mengangkat latar belakang budaya Bali ini. Pengakuan ini disampaikan langsung oleh produser Vivi Misroyani, yang juga istri sang sutradara, kepada NASIONALNEWS.id pada Senin (20/10/2025).
“Iya benar, pada syuting awal kami dan semua kru mendapat gangguan mistis,” ujar Vivi Misroyani.
Sebagai produser dari PT Menara Sinema rumah produksi yang juga terlibat dalam film Gadis Gorengan milik Nia Kurnia Sari ia menegaskan bahwa tim tetap berkomitmen menyelesaikan proyek ini meski menghadapi berbagai kendala.
Menurut Vivi, setelah insiden kesurupan massal, tim produksi melanjutkan syuting dengan menambahkan ritual khusus dan melibatkan ahli spiritual. Namun, gangguan tidak berhenti di situ. Sejak hari pertama, beberapa kru merasakan hawa tidak nyaman di lokasi. Alat perekam audio sering menangkap suara bisikan dan tawa misterius saat lokasi sepi, yang awalnya dikira hanya desiran angin atau pantulan suara, tapi semakin jelas dan sering muncul.
Keanehan juga menimpa peralatan syuting. Kamera sering mati mendadak atau menghasilkan footage buram tanpa alasan teknis. Baterai yang sebelumnya penuh tiba-tiba habis, memaksa kru mengganti ulang dan mengulang adegan, yang memperlambat proses secara signifikan.
Puncaknya terjadi saat pengambilan adegan horor utama: lampu lokasi mati-nyala sendiri, dan beberapa kru merasa seragam mereka ditarik-tarik oleh sesuatu yang tak terlihat. Suasana menjadi tegang, bahkan beberapa kru memilih menjauh dari lokasi.

“Gangguan-gangguan ini tidak pernah bisa dijelaskan secara logis, semakin membuktikan bahwa cerita film kami memiliki kaitan dengan dunia astral,” tambah Vivi.
Film Arwah Legong terinspirasi dari Tari Legong, tarian klasik Bali yang penuh misteri. Turah Putra Dharmanuraga, Penglingsir Puri Pamecutan Denpasar, Bali, yang dikonfirmasi NASIONALNEWS.id, menjelaskan, “Tari Legong itu variatif tergantung jenis tarian dan pakaiannya menyesuaikan. Soal kesurupan, tergantung situasi,”

Tari Legong merupakan tarian tradisional Bali dengan gerakan lues, ekspresif, dan kompleks, diiringi musik gamelan khas. Ditari oleh penari wanita anggun berbusana indah dan mahkota emas, tarian ini awalnya berkembang di lingkungan keraton Bali dan kini menjadi hiburan.
Penulis >> (RIDAR)
Ed >>> IMAM S











