Geger Geden di Randumuktiwaren: Kades Didesak Mundur, Warga Murka Atas Pengangkatan Kadus V

oleh -
screenshot 20250515 011805

NASIONALNEWS.ID PEKALONGAN – Ratusan warga Desa Randumuktiwaren, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di Balai Desa pada Rabu siang (14/5). Massa menuntut Kepala Desa agar mundur dari jabatannya secara terhormat, buntut dari berbagai dugaan penyimpangan yang mencuat selama masa kepemimpinannya.

Koordinator aksi, Bahrudin (43), menegaskan bahwa tuntutan utama warga adalah pencabutan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Kepala Dusun (Kadus) V yang dinilai cacat prosedur. “Pengangkatan Kadus V dilakukan tanpa keterlibatan warga maupun BPD. Ini jelas melanggar prinsip musyawarah dan partisipasi publik,” tegasnya.

Tak hanya itu, warga juga menggugat transparansi pengelolaan aset desa, termasuk hilangnya satu unit sepeda motor operasional yang hingga kini tak diketahui keberadaannya. Saat audiensi, bukannya memberi penjelasan, sang kades justru menjawab dengan enteng, “rahasia,” soal motor yang dipertanyakan. Sementara soal SK Kadus, ia menolak untuk mencabutnya.

Aksi ini merupakan kelanjutan dari mediasi sebelumnya pada 30 April 2025, di mana warga telah menyuarakan penolakan terhadap pengangkatan Widodo sebagai Kadus V. Warga merasa diabaikan karena tak dilibatkan dalam proses yang seharusnya terbuka dan demokratis.

Ketegangan pun terus memuncak, dan suara rakyat semakin lantang: Kades mundur atau kami terus bergerak!

No More Posts Available.

No more pages to load.