RSUD Kota Tangerang Gelar MCU untuk Calon Paskibraka Jelang Upacara HUT RI ke-81

oleh -
oleh
rsud kota tangerang

NASIONALNEWS.ID, TANGERANG — RSUD Kota Tangerang melaksanakan Medical Check Up (MCU) bagi calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Tangerang, Sabtu (2/8/2026). Pemeriksaan kesehatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk memastikan kondisi fisik calon Paskibraka agar tetap prima.

Plt Kepala Humas RSUD Kota Tangerang, Shal Purnama, mengatakan, bahwa kegiatan MCU ini merupakan program rutin yang dijalankan setiap tahun, sekitar tiga bulan sebelum peringatan HUT RI.

“Calon Paskibraka berada di bawah binaan Kesbangpol. Untuk mengetahui kondisi kesehatan dan kesiapan fisik mereka, perlu dilakukan MCU secara menyeluruh,” ujar Shal saat mendampingi calon Paskibraka di ruang MCU RSUD Kota Tangerang.

Shal menuturkan, pemeriksaan meliputi cek tekanan darah, jantung, paru-paru, kadar gula, dan kebugaran umum. Hasil MCU akan menjadi dasar evaluasi bagi Kesbangpol dalam menentukan kesiapan setiap calon anggota Paskibraka pada Upacara HUT RI ke-81 tanggal 17 Agustus 2026.

“RSUD kota Tangerang terus melakukan kegiatan mengembangkan salah satu layanan unggulan yaitu MCU .Termasuk hari ini program kerja sama pelayanan kesehatan kami dengan instansi pemerintah seperti Kesbangpol ,” imbuh Plt Kepala Humas RSUD Kota Tangerang.

Shal menambahkan, RSUD Kota Tangerang sangat mendukung kegiatan Kemerdekaan Republik Indonesia, salah satunya cek kesehatan calon Paskibraka, berupa MCU meliputi pemeriksaan : dokter umum ,darah lengkap ,urin lengkap, radiologi dan laboratorium.

“Tujuan dalam rangka menyambut HUT RI ke 81 Agustus 2026 ini kami support, karena Kesbangpol Kota Tangerang perlu mempersiapkan cek kondisi kesehatan para calon peserta paskibra yang sudah lulus tahap tahap seleksi administrasi, yang dilaksanakan Kesbangpol sebelumnya,” pungkasnya.

mcu rsud kota tangerang

MCU Calon Paskibraka dipimpin Akhmad Budiarto Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan (Kabid IWK), Ketahanan Ekonomi Sosial Budaya (Eksosbud) dan Agama, dan didampingi Herwandi Kepala Tim (Katim) IWK serta Wildan Arif Husen Ketua Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kota Tangerang.

Kabid IWK Ketahanan Eksosbud Agama, Akhmad Budiarto menjelaskan, bahwa untuk melengkapi hasil tes Calon Paskibraka.

“Jadi tentang kegiatan untuk adik-adik calon Paskibraka yang akan mengikuti seleksi tingkat provinsi dan tingkat nasional tahun 2026 dari kontingen Kota Tangerang, sambil menunggu pengumuman dari provinsi dan nasional ,” ungkapnya.

MCU untuk memastikan dari si kondisi kesehatan yang prima, kata Budiarto , baik dari jasmani rohaninya yang sesuai dengan request pemeriksaan kesehatan di RSUD Kota Tangerang.

“Seluruh pemeriksaan yang terkait dengan MCU sehingga diharapkan dalam kondisi fit dan prima untuk mengikuti tes selanjutnya di tingkat provinsi dari dari tahapan yang sebelumnya yaitu kepribadiannya parade kalau udah semuanya mulus baru kita geser ke pemilihan yang dilakukan oleh instansi pemerintah mudah-mudahan dari yang kita kirim 16 ini 10 masuk seleksi, karena kuotanya satu kota kabupaten 10 Paskibraka, 5 putra 5 putri masuk semua di tingkat provinsi dan mudah-mudahan satu atau dua lolos internasional,” harapnya.

Sisanya 6 orang hasil dari seleksi yang tidak masuk, akan di tempatkan di Kota Tangerang, jelas Budiarto, semua calon sudah melalui beberapa ahapan seleksi, mulai dari pendaftaran setelah pendaftaran yang dilakukan seleksi administrasi.

“Setelah seleksi administrasi kita juga melakukan pemeriksaan dari sisi kesehatan sesuai dengan surat pengantar penegakan sehat dari basket yang dikeluarkan oleh pemerintah baik itu Puskesmas maupun RSUD jadi kita tidak menerima yang sudah Keterangan sehat dari klinik,” tegasnya .

Seleksi tahap berikutnya, lanjut Budiarto, yaitu pemeriksaan kesehatan dengan latihan fisik, dilihat dari sisi anatomi tubuhnya posturnya segala macamnya kalau sudah memenuhi syarat nanti kita akan lanjut dengan yaitu di situ lari 12 menit harus menempuh minimal 2800 meter, terus sit up l, push up dan lainnya, dari situ baru ke PBB,” jelasnya .

Untuk tes Peraturan Baris Berbaris (PBB), kata Budiarto, bagaimana sikap sempurnanya, cara hormatnya, balik kanan balik kiri serong kanan serong kiri setelah itu baru tes kepribadian atau tes psikotes dengan melibatkan dari akademisi.

“Kemarin kita menggandeng dengan UNJ untuk tes dari sisi psikologinya untuk mengetahui minat bakat dan kemampuan dari si calon kayak gitu dari sisi emosionalnya maupun dari sisi kepribadian dan Alhamdulillah kemarin kita juga melakukan tes urine bekerja sama dengan BNN kota Tangerang di GBK untuk memastikan bahwa calon yang akan kita kirim ini terbebas dari pecandu narkoba,” tandasnya. (SL)

No More Posts Available.

No more pages to load.