NASIONALNEWS.id KOTA TANGERANG – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang menggelar acara Forum Konsultasi Publik (FKP) dengan mengundang perwakilan dari beberapa ornamen masyarakat, untuk meningkatkan pelayanan yang bertujuan menyelaraskan pelayanan RSUD kepada masyarakat kota Tangerang.
Direktur Utama RSUD Kota Tangerang, Yusuf Alfian Geovanny menyampaikan, bahwa Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar bertujuan menyerap aspirasi masyarakat untuk meningkatkan pelayanan di RSUD Kota Tangerang.
“Bahwa Forum Konsultasi Publik ini merupakan suatu wadah untuk menyelaraskan antara kemampuan pelayanan rumah sakit(RSUD) dan harapan masyarakat,” Yusuf Direktur RSUD Kota Tangerang.
Selain itu, Dalam mewujudkan Astacita presiden ke-8 Indonesia, Yusuf menyampaikan RSUD Kota Tangerang sudah memiliki doktor spesialis pelayanan Kanker, Jantung, Stroke, Urologi dan Kesehatan Ibu dan Anak (KJSU-KIA) yang termasuk kedalam Program Strategis Nasional (PSN).
“Yang seperti sudah saya paparin tadi kita sudah ada KJSU-KIA Kanker, Jantung, Stroke, Urologi, dan Alhamdulillah nih semua sudah kita penuhi,” ucapnya.
Masih kata Yusuf, tantangan terbesar bagi RSUD saat ini ialah penunjang tenaga spesialis (ahli) serta sarana (alat) yang belum sepenuhnya memadai.
“Dan yang menjadi tantangan terbesarnya adalah sudah pasti kita menyiapkan dokter spesialisnya, prasarananya, dan alat-alat kesehatan. yah, teman-teman sendiri tau harganya engga murah, jadi mau engga mau kita berupaya memberikan pelayanan prioritas dulu yang mana yang mana dulu nih yang kita bisa beli,” paparnya
Meski demikian, saat ini RSUD Kota Tangerang terus berupaya mengakomodir seluruh kebutuhan masyarakat dengan meningkatkan SDM yang berada di RSUD Kota Tangerang.
“Jadi kami benar-benar nih, kejar-kejaran terus nih memenuhi semua kebutuhan SDM, kebutuhan sarana prasarana dan kebutuhan alkesnya dan juga banyak hal hal yang kita upayakan yah, kaya perihal UPKT, nanti ada ruang HD, nanti ada ruang neurologi yang kita kembangkan dan kita juga punya spesialis urologi itu yang sub-spesialis dan itu sudah ada,” pungkasnya. (ADV)






