Victory Lounge Gading Serpong Nota Order Fiktif Rugikan Pengunjung

oleh -
oleh
victory lounge gading serpong tangerang

NASIONALNEWS.ID TANGERANG – Pengunjung merasa dirugikan tempat hiburan malam yang menyediakan paket minuman beralkohol golongan C. Pasalnya, yang dibayar tidak sesuai nota tagihan dan itupun didalamnya ada beberapa orderan fiktif telah terlanjur dibayar pengunjung Victory Lounge Gading Serpong Tangerang pada tanggal 20 juni 2026.

Victory Lounge Gading serpong
Bukti pembayaran ke rekening pribadi, bukan rekening Victory Lounge Gading Serpong Tangerang.

Seorang pengunjung Victory Lounge Gading Serpong Tangerang yang tak mau namanya disebut mengatakan, bahwa dirinya telah melakukan pembayaran ke rekening manajer yang bernama Bagus Hardianto sebesar Rp 6.645.500,- selisih Rp 1.200.000,- karena jumlah nota tagihan Rp 5.445.500,- yang didalamnya terdapat orderan fiktif berupa 5 bungkus rokok seharga Rp 80.000,- dan 2 air mineral Rp 40.000,- serta 1 botol minuman beralkhohol golongan B merk Kawa-kawa Rp 150.000,- jumlah orderan fiktif Rp 380.000,- total kerugian seluruhnya Rp 1.580.000,- dan sudah komplain.

“Saat closing kami diminta pembayaran ditransfer ke rekening Bagus Hardianto manajer Victory Lounge sebesar Rp 6.645.500 dan padahal bill order ternyata hanya Rp 5.445.500 dan setelah dicek didalamnya ada orderan fiktif yang jumlahnya mencapai Rp 380.000 yang sama sekali tidak ada barangnya,” ungkapnya kepada wartawan, Senin (13/7/2026).

victory lounge gading serpong tangerang
Nota tagihan atau bill order didalamnya terdapat order fiktif mulai dari rokok hingga Miras merk Kawa-kawa minuman beralkohol golongan B yang sama sekali tidak dipesan ditembak dalam tagihan.

Selain pembayaran selisih Rp 1.200.000, katanya, ditambah perbuatan curang dengan adanya beberapa item order yang fiktif yang tidak dipesan masuk dalam nota tagihan pembayaran seperti item rokok 2 Mild Red padahal yang dipesan hanya 1 bungkus, Mild Mentol 3 yang dipesan padahal hanya 1 bungkus, Air mineral hanya 2 yang datang dimeja yang tercantum 4 botol, 2 rokok gudang garam filter tidak memesan tetapi tercantum dalam bill, kemudian ada 1 botol minuman Kawa-kawa.

“Setelah dikomplain atas kecurangannya pihak Victory Lounge tidak langsung mengganti uang tersebut, Bagus Hardianto selaku manajer Victory meminta waktu akan menggantikannya dan segera ditransfer kembali, tetapi hingga saat belum sama sekali ditransfer dengan alasan yang belum ada uangnya,” tuturnya.

Menurutnya, Bagus Hardianto sebagai manajer Victory Lounge sampai sekarang belum punya itikad baik sampai saat ini, hanya salah satu staf dari Victory Lounge yang beberapa kali berkomunikasi dan meminta maaf atas kejadian tersebut.

“Manajer seperti itu merugikan pengunjung dan membuat nama baik Victory Lounge tercoreng lebih baik dipecat saja, karena sudah mencurangi pengunjung dan Victory Lounge,, sudah jelas ngambil paket berikut 2 ladies malah ditagih lagi, anehnya bill order pembayaran minta ditransfer ke rekening pribadinya,” pungkasnya.

victory karaoke gading serpong
Paket yang diambil pengunjung sudah termasuk 2 ladies.

Ketika dikonfirmasi Manajer Victory Lounge, Bagas Hardianto mengatakan, bahwa itu masalah rokok buat LC bisa diganti dikembalikan, pengunjung yang memesan dalam keadaan pengaruh alkohol.

“Dari kita soal rokok itu memang diambil sama ladies yang dia booking. kalau soal rokok dan kawa-kawanya kalau mau dibalikan sebutkan saja berapa yang harus kita ganti biar clear, karna memesan disaat kena alkohol dan sadar tidak ada yang pasti disuasana seperti itu,” kelitnya.

Terkait pembayaran selisih Rp 1.200.000, kata Bagas, dikarenakan ada tambahan 2 LC atau Ladies reguler, harganya Rp 600.000 per ladies di Victory Karaoke Gading Serpong Tangerang.

“Selisih 1,2 karena ada tambahan 2 ladies, karena satu ladiesnya disini 600 ribu, paket yang dia ambil Rp 2.850.000 disini ditambahkan 600 lagi hasilnya 2.955.373 termasuk paket dia, 1 ladies lagi tambahan reguler,” tandasnya. (SL)

No More Posts Available.

No more pages to load.