NASIONALNEWS.id, JAKARTA — Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat menertibkan bangunan liar (bangli) yang berdiri di atas saluran air di Jalan Bangun Nusa Raya, kawasan Pakuwon, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Kamis (7/5/2026).
Sebanyak 11 bangunan semi permanen dibongkar lantaran dituding menjadi salah satu penyebab banjir dan genangan di wilayah tersebut saat hujan deras mengguyur.
Penertiban dilakukan petugas gabungan dari Satpol PP, Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA), PPSU, serta didukung personel TNI-Polri. Dalam proses pembongkaran, petugas juga mengerahkan alat berat jenis ekskavator untuk merobohkan bangunan yang berdiri di atas saluran air.
Selain warung makan dan kios kelontong, sebuah gardu organisasi kemasyarakatan (ormas) yang berada di lokasi turut dibongkar.
Pelaksana Tugas (Plt) Camat Cengkareng, Simson Hutagalung mengatakan, keberadaan bangunan liar tersebut sudah lama dikeluhkan warga karena menghambat aliran air.
“Bangunan liar ini berada tepat di atas saluran air sehingga menghambat aliran. Akibatnya sering terjadi genangan dan banjir saat hujan turun,” ujar Simson di lokasi.
Menurutnya, penggunaan alat berat dilakukan untuk mempercepat proses pembongkaran, terutama terhadap bangunan semi permanen yang cukup kokoh.
“Setelah pembongkaran, saluran air akan dirapikan dan dikembalikan sesuai fungsinya, termasuk dilakukan pemasangan penutup saluran,” katanya.
Simson menambahkan, sebelum penertiban dilakukan pihak kecamatan telah lebih dahulu memberikan sosialisasi dan surat pemberitahuan kepada pemilik bangunan.
“Kami sudah lakukan pendekatan dan sosialisasi sebelumnya, sehingga proses pembongkaran berjalan kondusif,” tambahnya.
Sementara itu, Lurah Cengkareng Timur, Boy Raya Purba menyebut kawasan tersebut nantinya akan ditata ulang setelah proses pembongkaran selesai.
“Nanti setelah rapih pembongkaran langsung ditata ulang saluran air dari SDA dan Sudin Perumahan melalui program CAP,” kata Boy.
Ia menjelaskan, seluruh bangunan yang berdiri di atas saluran air dibongkar agar fungsi drainase kembali normal.
“Ada 11 bangunan liar yang berdiri di atas saluran dibongkar semua, dan setelah ini langsung dilakukan penataan secara bersama-sama dengan pihak Sudin SDA dan Sudin Perumahan,” ujarnya.
Boy berharap, penataan kawasan Jalan Bangun Nusa Raya dapat membuat lingkungan menjadi lebih tertib, rapi, dan terbebas dari banjir.
Selain membongkar bangunan liar, petugas juga merapikan kabel listrik yang semrawut di sekitar lokasi penertiban.
Selama proses berlangsung, kegiatan berjalan aman dan lancar dengan pengamanan dari personel Polsek Cengkareng dan Koramil 04/Cengkareng.







