Dipukul Menggunakan Cincin, Pria di Kapuk Cengkareng Tewas

oleh -
img 20211007 wa0055

NASIONALNEWS.ID, JAKARTA – Kasus penganiayaan yang berujung kematian terhadap salah seorang pria berinisial RS (27). Korban mengalami benjol di kepala karena dipukul menggunakan cincin ring. Hal tersebut diungkapkan Wakapolsek Cengkareng Akp Eko Amperanto saat menggelar konferensi pers di Polsek Cengkareng, Kamis (7/10/2021).

“Korban dianiaya temannya sendiri hingga tewas dan mengapung di kali tanggul timur pintu air Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat,” ujarnya.

Terkait tewasnya RS Unit Reskrim Polsek Cengkareng menetapkan 6 tersangka 2 diantaranya masih dibawa umur.

“Keenam tersangka yakni E (16), PP (16), S (32), HP (26), Z (21), dan MY (19),” kata Eko.

Lebih detil Eko memaparkan peristiwa tersebut, pada Rabu malam (29/9/2021) sekira pukul 02.00 WIB para tersangka dengan korban sedang berkumpul di lokasi di Tempat Kejadian Perkara (TKP)

Mereka setelah minum dan mabok kemudian terjadi cekcok mulut antara pelaku dengan korban.

“Pelaku berjumlah 6 orang saat itu sedang dalam kondisi mabok minum jenis ciu,” kata Eko saat konferensi pers, Kamis (7/10/2021).

Pada saat mereka minum terjadi salah paham yang mana korban RS mengatakan anjing kepada tersangka IM.

Kemudian untuk saksi AP memanggil korban, “mengapa lu manggil gue anjing ” seraya mengikuti percakapan.

“Kemudian terjadi cek cok mulut, sehingga terjadi penganiyaan yang dilakukan oleh enam pelaku sehingga korban meninggal dunia pada saat didorong dan terjatuh ke kali,” jelasnya.

Sementara dalam kesempatan yang sama Kanit Reskrim Polsek Cengkareng Iptu Tri Baskoro Bintang Wijaya menjelaskan, peran dari masing-masing pelaku yang sudah berhasil diamankan ada berjumlah 6 orang.

Hp alias bobi (26) perannya memukul korban dengan menggunakan tangan kosong mengepal dan pukul pakai cincin ring ke muka korban.

“Korban dipukul sebanyak 2 kali oleh pelaku,” kata Bintang

Kemudian tersangka IM alias Acil berusia 16 tahun dibawah umur perannya dari arah samping dan depan mukul korban dengan menggunakan tangan dan cincin bergambar devil

Lalu MY alias Yoga (19) peran dari MY dari belakang memukul punggung korban dengan cincin ring devil

Sementara JK alias Jaka yang mukul korban dengan cincin

Lalu TH alias Erik memukul korban dari arah depan mengenai korban dengan menggunakan tangan mengepal namun tidak menggunakan cincin.

Lanjut untuk tersangka SR alias Abel perannya mukul korban dengan ikat pinggang pertama mengenai wajah dan kedua mengenai korban

“Ini pakaian dari korban yang mengapung di kali, ada sepatu dan sabuk yang digunakan oleh para tersangka untuk melukai korban dan bentuk cincin bergambar devil (setan),” kata bintang

Lanjut bintang menjelaskan, motif para pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban hingga meninggal dunia.

“Memang karena awalnya mabuk berselisih paham korban merupakan mantan anak punk bertemu dengan anak punk lainnya minum minum alkohol jenis ciu dan terjadi cekcok,” ujarnya

Akibat perbuatannya para tersangka dijerat pasal 170 ayat 2 KUHPidana tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Seperti diketahui, jenazah RS sendiri ditemukan mengapung di Kali Tanggul Timur yang berada di pintu air RT 011/010, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (1/10).

Dari keterangan saksi mata di sekitar lokasi, pada Kamis (30/9) malam RS terlihat cekcok dengan sejumlah pemuda.

Akibat penganiayaan ini, terdapat luka benjolan di bagian kepala RS.

(Budi Beler)

No More Posts Available.

No more pages to load.