Soal Aturan Pandemi, Terminal Kalideres Respon Kebijakan Pemerintah

oleh -
img 20220325 080446

NASIONALNEWS.ID, JAKARTA – Kepala Terminal Bus Kalideres, Jakarta Barat Revi Zulkarnain merespon sejumlah kebijakan pemerintah soal aturan baru terkait pandemi corona (Covid-19) jelang Bulan Suci Ramadhan.

Sebagaimana diketahui Presiden Joko Widodo (Jokowi) tahun 2022 ini, telah memperbolehkan masyarakat untuk bermudik lebaran saat hari raya Idul Fitri. Hal itu disampaikan melalaui kanal YouTube sekertaris presiden pada Rabu (23/3/2022) kemarin.

“Untuk persyaratan perjalanan antar kota antar provinsi bagi para calon penumpang memang sejak tanggal 8 Maret 2022 itu sudah berlaku dengan penghapusan persyaratan rapid test antigen maupun PCR diganti dengan vaksin 2,” kata Revi saat dikonfirmasi, Kamis, (24/3/2022).

Namun demikian, pihaknya tetap menunggu aturan resmi dari pemerintah. Pasalnya, jika di terminal antar kota antar provinsi seperti ini, harus mengikuti aturan dari kementerian perhubungan.

“Jadi, kita nanti tinggal nunggu Permenhubnya seperti apa. Nanti apabila sudah bener aturan itu akan kita laksanakan pada peraturan tersebut,” ucap Revi.

Revi menambahkan, terkait soal pemerikasaan vaksin 1, 2 ataupun 3 nanti, tetap menggunakan menggunakan aplikasi Peduli lindungi.

“Jadi, setiap penumpang yang tiba datang akan melakukan perjalanan antar kota antar provinsi, itu petugas kita dari Dishub memeriksa persyaratan tersebut, melalui aplikasi, nanti di barcode di lokasi yang telah disiapkan,” paparnya.

Di Terminal Kalideres untuk barcode Peduli Lindungi tersedia di loket-loket pembelian tiket.

“Nanti di barcode keluar disitu, terlihat bahwa sudah vaksin berapa dianya, nanti apabila dia sudah saat ini vaksin 2, dia di perbolehkan membeli tiket,” paparnya.

Revi menghimbau kepada masyarakat untuk selalu mengikuti aturan-aturan yang sudah diterapkan pemerintah.

“Selain ikuti prokes, juga mengikuti aturan yang ada di terminal Kalideres demi keamanan dan kenyamanan bersama,” pungkasnya.

(Budi Beler)

No More Posts Available.

No more pages to load.