NASIONALNEWS.id, JAKARTA — Maraknya aksi kejahatan jalanan atau begal di sejumlah wilayah Jakarta belakangan ini memicu keresahan masyarakat. Warga pun mendesak aparat kepolisian untuk bertindak tegas terhadap para pelaku yang dinilai semakin nekat dan membahayakan keselamatan.
Sejumlah warga menyampaikan kekhawatiran mereka, terutama karena dalam beberapa kasus pelaku tidak segan melukai korban menggunakan senjata tajam.
“Kami minta aparat bertindak tegas. Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban,” ujar Johnit Sumbito salah satu warga Jakarta Barat, Selasa (5/5/2026)
Sementara, sebagian warga bahkan mendorong adanya tindakan keras terhadap pelaku begal.
Namun demikian, desakan tersebut menuai perhatian terkait pentingnya penegakan hukum yang tetap mengedepankan prosedur dan aturan yang berlaku.
Pengamat hukum pidana Anrico Pasaribu menilai, penindakan terhadap pelaku kejahatan harus tetap berada dalam koridor hukum. Aparat, kata dia, memiliki kewenangan untuk mengambil tindakan tegas dalam kondisi tertentu, terutama jika terdapat ancaman nyata terhadap keselamatan petugas maupun masyarakat.
“Namun, semua tindakan tetap harus terukur dan sesuai dengan prosedur yang berlaku agar tidak menimbulkan persoalan hukum baru,” ujarnya.
Warga berharap peningkatan keamanan dapat segera dirasakan, sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan dengan aman dan nyaman tanpa dihantui rasa takut.






