Merasa Dicemarkan, Dituding Terlibat Asusila dan Ingkar Janji, Bupati Gorontalo Lapor Polisi

oleh -
img 20230809 231449
Foto: Bupati Gorontalo Nelson Purbalingga

NASIONALNEWS.ID, SULAWESI SELATAN – Bupati Gorontalo Nelson Pumalingo melalui kuasa hukumnya Ramadhan Kasim melaporkan seorang wanita yang mengaku sebagai selingkuhan Nelson Pumalingo berinisial (I) ke Polda Gorontalo karena di anggap telah melakukan fitnah mencemarkan nama baiknya.

Pencemaran nama baik tersebut dilakukan (I) dengan membuat pernyataan di medsos bahwa ada perjanjian dari bupati untuk memberikan sejumlah uang dan juga vidio syur dalam vidio YouTube, di lanjutkan dengan melaporkan Nelson ke Kementrian dalam negeri (Kemendagri). (Sebagian informasi dilansir dari Detik Sulsel)

Kuasa Hukum Bupati Gorontalo Nelson Pumalingo, Ramadhan Kasim, pada Senin (7/8/2023) telah melaporkan (I) ke Polda Gorontalo karena menganggap apa yang dituduhkan (I) kepada kliennya tidak benar dan tidak memiliki bukti, yang dilakukan (I) sudah menyerang pribadi dan berdampak pada keluarga Nelson.

“Poin-poin yang kami adukan diantaranya adalah kalimat Ifana yang menyebut bahwa Nelson tidak menepati janji memberikan sejumlah uang , karena ini adalah sebuah kebohongan yang dia ciptakan , dan sudah mencemarkan nama baik dan fitnah sehingga melanggar UU IT pasal 27 ayat 3,” kata Ramadhan saat di hubungi melalui telepon, (8/8/2023).

Ramadhan berharap pelaporan tersebut bisa segera menyelesaikan persoalan yang di alami Nelson dan kembali memulihkan nama baiknya walaupun berita tersebut diakui tidak menganggu aktifitas Nelson sebagai kepala daerah..

“Isu yang terlanjur disebarkan ini tidak mempengaruhi kegiatan beliau sebagai bupati Gorontalo dalam melayani masyarakat, beliau masih cetak jalan dan pelayanan terhadap masyarakatpun tetap berjalan,” harapnya.

Ramadhan menghimbau agar masyarakat tidak terpengaruh dengan pemberitaan tidak baik yang ada di media sosial yang dinila hanya sepihak sehingga merugikan bupati Nelson sebagai kepala daerah

“Kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak gampang men just (menghakimi) bahwa semua informasi dan apa yang beliau sampaikan baik itu melalui kanal YouTube grup WhatsApp bisa clear di masyarakat bahwa itu pernyataan yang sepihak,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.