Polrestro Tangerang Kota Apel Gelar Pasukan Jelang Sidang MK

oleh -
Apel Gelar Pasukan
Kapolrestro Tangerang Kota, Kombes Abdul Karim pimpin Apel Gelar Pasukan, Kamis (13/6) poto: ist/nasionalnews.id/kota tangerang.

NASIONALNEWS.ID, KOTA TANGERANG –¬† Polres Metro Tangerang Kota melakukan apel gelar pasukan gabungan dalam rangka pengamanan sidang sengketa Pemilu Presiden 2019, di Mahkamah Konstitusi Jakarta, Jumat (24/6/2019) besok.

Apel yang berlangsung di halaman Mapolrestro Tangerang Kota, pada Kamis (13/6/2019) sore itu, melibatkan sebanyak 299 personel, diantaranya 36 Pamen, 10 Pama, lima Dokes, 14 Sat Samapta, 25 Sat Lantas, 25 Sat Intel, 19 Sat Reskrim, 31 Sat Narkoba, 31 Rayon I, 25 Rayon II, 21 Rayon III, 10 Tim Elang, 18 Kodim dan 25 Satpol PP.

Dalam arahanya, Kapolrestro Tangerang Kota, Kombes Abdul Karim menyampaikan, bahwa sebelum melaksanakan apel di Mapolres, paginya ia lebih dulu menghadiri apel bersama di Monumen Nasional (Monas).

“Tadi yang menjadi Irup adalah Bapak Pangdam Jaya, Apel Gelar Pasukan dilaksanakan juga dalam rangka pengamanan sidang di MK terkait sengketa pemilu. Tugas kita mengamankan Kamtibmas di wilayah kita, mulai dari Pemerintahan Daerah juga TNI, bersama sama kita menjaga Kamtibmas dilingkungan kita,” tegas Abdul Karim.

Abdul Karim juga mengatakan, bahwa pihaknya sudah melakukan proses tahapan pemilu tahun 2019. Ia bersyukur lantaran secara umum berjalan dengan kondusif. Dalam melakukan pengamanan tidak lah mudah jika hal tersebut tidak dilakukan secara bersama-sama.

“Ini merupakan tahapan kegiatan dalam Ops Mantab Brata. Jangan sampai jika sesutau terjadi di Ibu Kota berdampak ke wilayah kita, begitu juga sebaliknya. Untuk mengatisipasi hal tersebut kita harus sama-sama bersinergi,” ujarnya.

Kapolres juga meminta, agar melakukan sambang tokoh-tokoh masyarakat yang ada diwilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota, diteksi dini tingkat kerawanan di wilayah.

“Kita akan melakukan penyekatan-penyekatan di berbagai titik yang berada di wilayah kita. Kita perlu melakukan pengamanan di titik-titik kumpul massa yang akan berangkat ke Jakarta,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan, bahwa sidang di MK sangat panjang, jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak di inginkan bersama, sehingga berdampak di wilayah Tangerang.

“Untuk mengantisipasi hal tersebut, butuh sinergi yang tepat antara unsur pemerintah, TNI dan Polri serta partisipasi potensi-potensi¬† masyarakat,” pungkasnya. (aput)