PAD 2021 Pemkab Cilacap Targetkan Rp678,2 Miliar

oleh -
20200211 170820

NASIONALNEWS.ID, CILACAP – Pemerintah Kabupaten Cilacap menetapkan target pendapatan daerah untuk tahun 2021 sebesar Rp678.209.497.092. Besaran ini merupakan rekapitulasi target pendapatan daerah per OPD dan 24 kecamatan, yang disepakati dalam Rapat Pembahasan Rencana Pendapatan Daerah Tahun 2021.

Dalam rapat tersebut dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, Farid Ma’ruf, didampingi Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD), Subiharto, Sekretris BPPKAD Kadar Solih, dan Kepala Bidang Penagihan, Penggalian dan Pengendalian di BPKAD Kabupaten Cilacap Heru Triyanto.

“PAD 2019 realisasinya Rp571,3 milyar. Target yang sudah ditetapkan di 2020 ada Rp678,2 miliar,” kata Sekda.

Semula untuk tahun 2021, berdasarkan rekapitulasi sementara oleh BPPKAD Cilacap, rencana target pendapatan daerah tahun 2021 sebesar Rp666.200.187.730. Jumlah ini berasal dari pajak daerah Rp250.010.000.000, retribusi daerah Rp22.234.650.475, hasil kekayaan daerah yang dipisahkan Rp42.070.229.000, dan lain lain PAD yang sah Rp351.885.308.255.

 20200211 170854

“Dalam rapat dipetakan potensi dan komitmen tiap OPD untuk mengoptimalkan pendapatan daerah, sehingga secara keseluruhan rencana target pendapatan asli daerah tahun 2021 ditetapkan sebesar Rp678.209.497.092, dengan kenaikan mencapai Rp 48.222.804.449,” ujar Farid.

Sekda menjabarkan, rencana PAD tersebut berasal dari seluruh OPD yakni DPUPR Rp2,075 milyar, Disdukcapil Rp1,6 milyar, RSUD Cilacap Rp164,822 milyar, RSUD Majenang Rp60,5 milyar, Disnakerin Rp400,881 juta, Dishub Rp5,831 milyar,Diskominfo Rp1 milyar,Dinkes Rp108,146 milyar dan DPMPTSP Rp4,34 milyar. Selanjutnya DLH Rp1,32 milyar, DPKUKM Rp4,565 milyar, Disporapar Rp500 juta, Dispertan Rp385 juta, Dinas Perikanan Rp272,2 juta, Disperkimta Rp731,515 juta, Bagian Perekonomian Rp46,975 milyar, BKPPD Rp10 juta, BPPKAD Rp272,95 milyar, dan kecamatan Rp1,782 milyar.

“Agar target itu dapat terealisasi, tiap OPD diminta untuk terus memetakan berbagai potensi pendapatan daerah dan mengoptimalkannya,” ungkapnya.

Sekda menambahkan, sebagai perbandingan, target pendapatan asli daerah yang ditetapkan untuk tahun 2020 sebesar Rp617.977.383.281.

“Nantinya perolehan pendapatan daerah di tiap OPD akan dievaluasi secara berkala, untuk mengetahui persoalan yang mungkin timbul dalam penggalian pendapatan dan mencari pemecahannya,” tandasnya. (Junaedi)

No More Posts Available.

No more pages to load.