Pelayanan UPPKB Cilincing Terapkan Aturan PSBB

oleh -
Img 20200415 211013

NASIONALNEWS,ID, JAKARTA – Kepala Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor Cilincing, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta, Christianto mendukung berlakunya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dalam setiap pelayanan yang dilakukan antara petugas UPPKB Cilincing dan konsumen, saat melakukan uji kir. Hal itu demi mencegah terjadinya penyebaran virus corana (Covid-19).

“Untuk memutus rantai penyebaran Virus Corona, kami mengimbau agar seluruh pegawai UPPKB Cilincing dan konsumen yang melakukan uji kir, untuk menerapkan Social Distancing dan mendukung program pemerintah yaitu melakukan pembatasan sosial berskala besar dan tetap memberikan pelayanan yang terbaik bagi konsumen,” ungkap Christianto kepada NasionalNews.id, Rabu (15/4/2020).

Christianto menjelaskan, selain menerapkan jaga jarak antara konsumen yang melakukan uji kir dengan petugas yang melayani, UPPKB Cilincing juga melengkapi para petugas dengan masker dan menyediakan hand sanitizer untuk konsumen yang melakukan uji kir.

“Di setiap kursi pelayanan ada jarak satu kursi antara konsumen satu dengan konsumen lainnya. Kursi ditempel pemberitahuan untuk tidak diduduki demi mencegah terjadinya penyebaran virus corona,” pungkasnya.

Img 20200415 Wa0029

Hal senada juga disampaikan Kasubag TU UPPKB Cilincing Dishub DKI Jakarta, Budi Sugiantoro mengatakan, pihaknya selalu gencar mengkampayekan gerakan melawan Corona Virus Disease (Covid-19), dengan cara menghimbau kepada semua pegawai di UPPKB Cilincing dan konsumen yang melakukan uji kir, untuk menjaga pola hidup sehat supaya terhindar dari terjangkitnya Covid-19.

“Kami mendukung gerakan Social Distancing dan program PSBB yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta, yang bertujuan untuk mencegah meluasnya penyebaran penyakit virus Corona,” ujar Budi.

Ditegaskannya, program PSBB sudah berjalan di Provinsi DKI Jakarta, namun pihaknya tetap akan memberikan pelayanan yang terbaik bagi para konsumen yang melakukan uji kir di UPPKB Cilincing.

“Dari semula 3 lajur sekarang menjadi 2 lajur yang kami optimalkan, untuk melayani pengujian kendaraan bermotor,” jelas Budi.

Selain itu, pihaknya juga menempatkan sejumlah petugas UPPKB Cilincing untuk memberikan himbauan kepada konsumen uji kir agar tidak bergerombol atau berkerumun saat melakukan uji kir.

“Untuk menghindari adanya berkerumunan massa, kami melakukan sistem buka tutup di area pengujian kendaraan bermotor. Hal tersebut dilakukan, agar pemohon uji kir tetap berada di kendaraan selama dilakukan pengujian untuk menghindari terjadinya penyebaran virus corona,” terang Kasubag TU UPPKB Cilincing.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah menyetujui Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk DKI Jakarta dalam rangka percepatan penanganan corona virus disease 2019 (Covid-19). Keputusan penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/ 239/2020. Tertanggal 7 April 2020 dan ditandatangani langsung Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Terawan Agus Putranto.

Dalam aturan pedoman PSBB, Pemerintah akan membatasi kegiatan di sekolah dan tempat kerja, kegiatan keagamaan, kegiatan di tempat fasilitas umum, kegiatan sosial dan budaya serta moda transportasi.

“Kami meminta kepada petugas UPPKB Cilincing dan para konsumen yang melakukan uji kir untuk selalu menjaga kebersihan, dan kami selalu melakukan pembinaan serta monitoring terhadap pelaksanaan tugas kedinasan yang dilaksanakan oleh pegawai yang diliburkan secara bergantian, sebagal salah satu bahan laporan kerja bulanan,” tutupnya. (Srj)