NASIONALNEWS.ID, MAGELANG – Sebanyak 1.914 taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian (Akpol) resmi menyandang pangkat Prajurit Taruna dan Bhayangkara Taruna setelah menyelesaikan Tahap Pertama Pendidikan Dasar Keprajuritan Candradimuka.
Prosesi wisuda Prajurit Bhayangkara Taruna (Prabatar) Akademi TNI dan Akpol Tahun Pendidikan 2026 berlangsung di Lapangan Sapta Marga Akmil, Magelang, Kamis (8/10/2026).
Upacara tersebut dihadiri Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc. Upacara dipimpin Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., bersama Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si.

Rangkaian kegiatan diawali pemeriksaan pasukan dan pembacaan Surat Keputusan pelantikan. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penyematan pangkat kepada para taruna dan taruni.
Dalam amanatnya, Panglima TNI mengapresiasi keberhasilan para Prabatar menyelesaikan pendidikan dasar integratif.
Menurutnya, pendidikan tersebut bukan hanya membentuk kemampuan fisik dan keterampilan keprajuritan, tetapi juga membangun karakter, jiwa kepemimpinan, serta kebersamaan sejak dini.
“Soliditas TNI-Polri yang terbangun sejak dini adalah fondasi utama dalam menjaga kedaulatan NKRI dan keamanan masyarakat,” tegas Agus.
Panglima TNI juga mengingatkan para taruna agar siap menghadapi perubahan lingkungan strategis dan berbagai tantangan baru. Ancaman siber, disinformasi hingga kejahatan lintas negara disebut membutuhkan kemampuan adaptasi dan profesionalisme yang semakin kuat.
Sementara itu, dalam amanat tertulis Kapolri yang dibacakan Kalemdiklat Polri, disampaikan bahwa meski memiliki tugas dan fungsi berbeda, TNI dan Polri memiliki tujuan pengabdian yang sama.
“Meskipun memiliki tugas dan fungsi yang berbeda, TNI dan Polri punya tujuan pengabdian yang sama: melindungi rakyat, menjaga keamanan, serta mengawal perjalanan bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Kalemdiklat Polri.
Kehadiran Danrem 072/Pamungkas dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan jajaran Korem terhadap proses pembentukan calon pemimpin TNI dan Polri.
Para taruna diharapkan tumbuh menjadi generasi perwira yang tangguh, adaptif dan profesional, sekaligus mampu menjaga soliditas serta sinergi TNI-Polri dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat dan negara.
Upacara wisuda turut dihadiri jajaran pejabat teras TNI AD, pimpinan Akademi TNI dan Akpol, pejabat daerah, Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana beserta pengurus pusat, serta orang tua dan keluarga para taruna. (Jat/Penrem072Pmk)











