Warga Berharap Ada Saluran PAM di Semanan

oleh -227 views

NASIONALNEWS.ID, JAKARTA – Dengan tiadanya saluran Perusahaan Air Minum (PAM) ke warga masyarakat Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, penggunaan air tanah semakin tak terkendali. Hal tersebut dikatakan salah satu LMK RW 02 Kelurahan Semanan.

Pantauan di lokasi banyak masyarakat di RW 02 yang menggunakan air tanah. Bahkan penggeboran untuk mencari sumber air bisa mencapai 80-100 meter ke dalamanya.

ketua LMK 02 Semanan Mahmud mengatakan, dirinya sangat menyesalkan kepada pihak Pemerintah Daerah, dimana di Kota Jakarta masih banyak masyarakatnya yang tidak mempunyai air bersih seperti salauran PAM.

“Sudah berkali kali kita ajukan di musrenbang. Terutama terkait sarana air bersih masalah PAM. Kita sudah mengajukan dari tingkat PALYJA hingga ke DPRD tetapi hingga sekarang tidak ada realisasinya,” ujar Mahmud kepada awak media, Rabu (21/8/2019).

Mahmud menjelaskan, di wilayah Semanan Utara, untuk pemakaian sumber air tanah kedalamnnya sudah mencapai 80 sampai 100 meter. Nah ini harus menjadi perhatian mengenai penggunaan air jangka panjang. Untuk itu dirinya meminta sarana pemasangan air bersih PALYJA.

“Saluran PAM untuk di tingkat Kelurahan Semanan harus segera diutamakan,” harapnya.

Selain itu Mahmud menyampaikan, berkaitan dengan penataan wilayah mengenai renovasi penutupan saluran air di lingkungan yang berada gang perbatasan antara RT 001 dan RT 003/02 tepatnya di depan kantor Kelurahan Semanan. Selain itu gang ini juga menuju kantor sekretariat RW 02 Semanan.

“Kita sebagai pengurus menginginkan infrastruktur ini tertata rapi. Selama ini sarana penutupan itu dikerjakan hasil swadaya warga dan sekarang dengan keterbatasan dana hasilnya tidak indah dipandang mata,” katanya.

Menurut Mahmud, sungguh tak elok dan tak pantas, jika DKI yang mempunyai APBD triliyunan rupiah di depan kantor Kelurahan ini penutupan saluran air pada bolong-bolong.

“Dan itu pernah kita ajukan lewat musrenbang tahun lalu tetapi hanya disurvei saja oleh satgas SDA Kecamatan Kalideres dan selama ini tidak ada perbaikan,” ungkapnya

Masih dikatakanya, belum lagi, dampak dari pengaspalan atau betonisasi di jalan Kramat RW 02. Air yang seharusnya mengalir ke saluran, di saat turun hujan malah mengalir ke pemukiman warga RT 11. Akibatnya menyebabkan genangan air mencapai sedengkul ukuran orang dewasa, dan sudah berkali-kali sebelumnya diajukan lewat Musrembang, nyatanya cuma lihat dan di meterin tidak ada perbaikan.

“Harapan kami kepada pemerintah terutama satgas-satgas yang ada di Kecamatan, mohon diperhatikan keluh kesah masyarakat. Padahal kami sudah berkali-kali mengajukan namun hingga kini tidak ada realisasi,” harapnya.

Sementara Lurah Semanan Bayu Fadayen Gantha ketika dikomfirmasi menjelaskan, mengenai air PAM itu juga suatu permasalahan vital di wilayahnya. Banyak juga warga yang mengeluhkan melalui laporan. bukan hanya warga diwilayah RW 02 tapi warga RW 10 dan RW 06 juga sama.

“Memang ada beberapa kendala yang dialami. Bahkan, pihaknya sudah koordinasi lewat bersurat secara resmi. Kita sudah mendatangi kesana langsung titik alasan kendala tidak masuk air bersih,” ucapnya.

Bayu menyampaikan, mereka beralasan karena jaringan belum terpasang oleh PLYJA jadi mereka pun masih mencari solusi.
seandainya ada pemasangan jaringan di kelurahan dan dan masalah lain seperti debit air apakah mencukupi atau dapat didistribusikan keseluruh warga masyarakat Semanan.

“Solusinya PALYJA sendiri lewat bersurat, mereka akan membuat kios-kios air di beberapa titik di Kelurahan Semanan. Ada sekitar 9 titik kios,” jelasnya.

Dirinya berharap dengan adanya PALYJA memberikan beberapa titik kios, mudah-mudahan kebutuhan air bersih masyarakat sedikit terpenuhi.

“Kalau musrenbang itu skala prioritas setiap yang diajukan biasanya terealisasi ditahun berikutnya. dan masyarakat harus sabar menunggu, karena pihak kelurahan sendiri sudah mengajukan. Untuk terealisasi apa tidak itu kewenangan Sudin terkait, ” pungkasnya. (Budi B)

HUT RI Ke 74 PDAM Tirta Benteng