NASIONALNEWS.ID, KABUPATEN NABIRE – Sebanyak 110 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) kristen Anak Panah (KAP) di Kelurahan Kalibobo, Kabupaten Nabire mengikuti simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Senin (4/2/2019).
Simulasi UNBK di SMP Kristen Anak Panah digelar sejak, Senin (4/2/2019) hingga Kamis (8/2/2019) mendatang itu, terbagi dalam tiga sesi. Dengan jumlah yang bervariasi ada yang 37 dan 36 peserta didik.
Kepala sekolah SMP Kristen Anak Panah, Gugu Rongko Jutje Nangaro mengatakan, bahwa jumlah komputer saat ini 37 unit, masih kekurangan 8 unit. Jika tidak memiliki cadangan maka akan berdampak langsung pada siswa.
“kami sedang menunggu bantuan dari Dinas Pendidikan, saat ini sudah di setujui 8 unit dari 12 unit yang kami ajukan. Kami bersyukur dengan adanya penambahan 8 unit, disamping itu kami juga berusaha melakukan pengadaan secara mandiri melalui para donatur,” terang Gugu Rongko Jutje Nangaro.
Dirinya berharap paling tidak bulan februari sudah ada penambahan 8 unit komputer yang sudah di setujui oleh Dinas Pendidikan.
“Jangan sampai pada simulasi tahap ke 3 belum ada, maka sangat berdampak langsung apabila ada komputer yang rusak,” jelasnya.
Lebih lanjut Gugu Rongko Jutje Nangaro menyampaikan, melalui simulasi ini di harapkan kualitas para peserta didik semakin meningkat, oleh karena itu kami mengharapkan kepada siswa agar bekerja belajar dengan sungguh-sungguh.
“Tidak ada cara lain selain disiplin diri mereka untuk selalu ada di setiap proses belajar, kemudian menggunakan waktu di luar jam sekolah untuk menambah durasi waktu belajar di rumah,” ungkapnya.
Tidak hanya kepada para siswa, Gugu Rongko Jutje Nangaro menyadari bahwa tidak mungkin sekolah bekerja sendiri sebab waktu terbesar anak – anak ada di rumah.
“Setiap rapat orang tua kami terus mendorong agar memperhatikan serta mengawasi, paling tidak mereka mengunakan waktu seefesien mungkin untuk menambah jam belajarnya. Jika orang tua tidak peduli maka apa yang diharapkan sekolah akan sia – sia,” tandasnya. (yeri/04)






