NASIONLANEWS.ID, SLEMAN – Bela negara di zaman sekarang tak selalu berarti mengangkat senjata. Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengajak mahasiswa baru Universitas Proklamasi 45 (UP45) memahami bela negara melalui sikap dan perilaku sehari-hari, termasuk ikut mencegah penyebaran berita bohong atau hoaks.
Pesan itu disampaikan Danang saat menjadi pemateri pembekalan Bela Negara dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UP45 di Babarsari, Kapanewon Depok, Sleman, Kamis (17/9).
Sesi pembekalan berlangsung santai dan interaktif. Danang membuka ruang dialog dengan mahasiswa baru yang berasal dari berbagai daerah.
Mereka berbagi pengalaman tentang masa transisi dari bangku SMA ke perguruan tinggi, mulai dari perubahan pola belajar, tuntutan untuk lebih mandiri, hingga tanggung jawab sebagai mahasiswa.
Dalam kesempatan tersebut, Danang mengatakan nilai-nilai bela negara sangat relevan dengan identitas UP45 sebagai kampus yang membawa semangat perjuangan.
Menurutnya, bela negara pada masa kini dapat diwujudkan melalui tindakan nyata yang dilandasi rasa cinta tanah air. Salah satunya dengan menjaga persatuan dan tidak ikut menyebarkan informasi yang dapat memecah belah masyarakat.
“Bela negara tidak perlu dilakukan dengan angkat senjata. Saat ini bela negara bisa kita lakukan melalui sikap dan perilaku sehari-hari, seperti menghindari dan mencegah berita-berita hoax yang bisa mengikis persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Danang.
Ia menilai mahasiswa memiliki posisi penting dalam menjaga ruang informasi tetap sehat. Dengan kemampuan berpikir kritis dan penggunaan media sosial secara bijak, mahasiswa dapat ikut menjadi bagian dari upaya menjaga persatuan bangsa.
Sementara itu, Rektor UP45 Dr. Benedictus Renny See, S.H., S.E., M.H., mengatakan sekitar 392 mahasiswa baru diterima pada semester ganjil 2026.
Menurutnya, PKKMB menjadi agenda penting untuk membantu mahasiswa beradaptasi dari kehidupan sekolah menuju dunia perguruan tinggi.
“Mahasiswa baru yang berasal dari berbagai daerah dan latar belakang ini, diharapkan tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki karakter, rasa cinta tanah air, serta jiwa kepemimpinan yang siap berkontribusi positif bagi bangsa dan negara,” ujarnya.
Dalam PKKMB tersebut, mahasiswa juga diperkenalkan dengan visi dan misi UP45 sebagai kampus perjuangan. Selain kehidupan akademik, mereka mendapat materi kebangsaan yang mencakup Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, dan Bela Negara.
Pembekalan itu diharapkan menjadi bekal awal bagi ratusan mahasiswa baru untuk menjalani kehidupan kampus sekaligus membangun karakter yang mampu memberi kontribusi positif di tengah masyarakat. (Jat)











