Pungutan Uang SMP Negeri 8 Kota Tangsel Dikeluhkan Wali Murid

oleh -
dinas pendidikan kota tangerang selatan

NASIONALNEWS.ID TANGERANG SELATAN – Wali murid keluhkan pungutan iuran Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 8 Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Di masa pandemi Covid-19, proses belajar daring membutuhkan biaya untuk beli pulsa internet dan semakin berat beban biaya pendidikan harus membayar iuran sekolah yang jumlahnya ratusan ribu rupiah.

Salah satu orang tua siswa SMP Negeri 8 Kota Tangsel yang tidak disebutkan namanya mengeluhkan, pungutan sejumlah uang ratusan ribu untuk membiayai kebutuhan kegiatan sekolah.

“Kita diminta untuk menyumbang ke sekolah untuk setiap siswa sebesar Rp107.200 tetapi sekolahan berharap yang mempunyai rezeki lebih bisa menyumbangkan lebih besar Rp200 ribu, 300 ribu, 500 ribu atau 1 juta dipersilahkan,” jelasnya melalui pesan aplikasi WhatsApp, Sabtu (9/10/2021).

Dikatakannya, untuk investasi per siswa SMPN 8 Kota Tangsel hanya sekali selama tiga tahun sebesar Rp502.846 dapat dicicil sebanyak tiga kali dan sumbangan sebesar Rp107.200 setiap bulan per siswa terhitung dari bulan Juli, Agutus, September, Oktober dan seterusnya.

“Nanti hari Senin dirapatkan lagi,” pungkasnya. (Yuyu)

No More Posts Available.

No more pages to load.