NASIONALNEWS.ID, JAKARTA – Pintu akses keluar kendaraan di SDN Sunter Agung 09, Jalan Sunter Permai Raya no 21, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara tertutup tenda sponsor yang digunakan Pedagang Kaki Lima (PKL). Hal tersebut dikeluhkan beberapa Wali Murid.
“Sekolah ini memang bagus, cuma akses penjemputan anak-anak berdesakan karena akses pintu satunya tertutup pedagang kaki lima,” kata Ibu Siti saat dikonfirmasi nasionalnews.id, Jumat (29/7/2022).
Menurutnya, kalau pintu keluar itu tidak dihalangi pedagang kaki lima, kemungkinan tidak terjadi penumpukan penjemputan.
“Kalau pintu satunya bisa dibuka, tentu tidak numpuk seperti ini, dan ini sangat membahayakan, karena dekat dengan jalan raya,” tuturnya.

Dengan adanya keluhan tersebut, beberapa awak media mencoba konfirmasi ke Sugiana selaku kepala Sekolah SDN 09 Sunter Agung.
Saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kepala sekolah SDN 09 Sunter Agung Sugiana membenarkan, akses tersebut tertutup pedagang, dengan demikian terjadi penumpukan atau desak-desakan.
“Kita tidak melarang pedagang, tapi kalau bisa di luar jam belajar,” ucapnya
Sugiana juga menyampaikan, pihaknya akan mencoba komunikasi dengan pihak pedagang kaki lima, agar wali murid saat melakukan penjemputan putra-putri nya tidak terjadi penumpukan.
(Budi Beler)






