NASIONALNEWS.id,KLATEN–Sebanyak 57 joki pacuan kuda dari puluhan stable di berbagai wilayah meriahkan Kompetisi Dressage, Tunggang Serasi, dan Ketangkasan Berkuda Jateng Classic II. Acara bergengsi ini berlangsung dari 5 hingga 9 November 2025 di Kampus Kuda Klaten (K3), dan mendapat sambutan positif dari para peserta yang datang dari berbagai penjuru tanah air.
“Tercatat sebanyak 57 joki yang ikut ambil bagian, berasal dari stable di beberapa kota,” ujar Ali Efendi, Ketua Panitia Jateng Classic II, saat berbincang dengan NasionalNews.id di sela-sela acara pada Rabu (5/11/2025). Sebagai pengelola Kampus Kuda Klaten, Ali menekankan bahwa ajang ini merupakan agenda rutin Pengurus Pordasi (Persatuan Olahraga Berkuda Indonesia) khususnya di Jawa Tengah, untuk mencari bibit unggul atlet berkuda Indonesia.”
Ajang ini merupakan agenda tetap pengurus Pordasi khususnya Jateng, menghadapi kejuaraan berkuda ekuestrian tingkat nasional yang direncanakan berlangsung di Banten,” tambahnya. Lokasi kegiatan yang berada tak jauh dari Candi Sojiwan salah satu candi Buddha terbesar kelima peninggalan abad ke-10 Masehi menambah nuansa historis pada event olahraga ini. Para pemenang atau peserta yang memenuhi skor nilai akan menerima trofi serta hadiah menarik dari panitia dan sponsor.
Jateng Classic II menjadi bagian dari rangkaian kesepuluh kejuaraan pacuan kuda sepanjang 2025, termasuk “The Race of Rising Stars” yang mencakup Grand Nasional Indonesia, Piala Tiga Mahkota Seri I, Piala Raja HB Cup X, Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacu Kuda Seri I Indonesia Derby 2025, Kejurnas Pacu Kuda Seri II Piala Ketua Umum PORDASI, Jateng Derby, Paku Alam Cup, serta berbagai kejuaraan road to Grand Nasional Indonesia.
Kejuaraan-kejuaraan tersebut digelar di berbagai kota seperti Jakarta, Yogyakarta, Salatiga, serta lokasi potensial di Pulau Sumatera dan Sulawesi, menunjukkan perkembangan pesat olahraga berkuda di tanah air.
(Ridar)







