Dedikasi Tanpa Batas Sang Groom: Kisah Zulkifli dan Kuda-Kuda Juara di Yogyakarta

oleh -
oleh
pria berkaos merah sebagai groom

NASIONALNEWS.id, YOGYAKARTA–Di balik gemerlapnya arena pacuan kuda dan kencangnya derap kaki sang juara, ada tangan-tangan terampil yang tak lelah merawat dan mendampingi. Mereka adalah para groom, sebutan profesional dalam industri berkuda internasional untuk individu yang bertanggung jawab penuh atas kesejahteraan kuda. Di Indonesia, khususnya dalam budaya Jawa, kadang mereka dikenal sebagai “pakathik”, namun peran mereka tetaplah vital dan penuh dedikasi.

 

Salah satu sosok inspiratif adalah Zulkifli, seorang groom berpengalaman dari Amigo Stable Kota Kediri, Jawa Timur. Saat ditemui di Stadion Pacuan Kuda Sultan Agung Yogyakarta, Zulkifli mengungkapkan kebahagiaannya. “Semua rasa kesel (capek) terobati bila kuda yang kita rawat berhasil menang dalam kegiatan kejuaraan seperti ini,” ujarnya dengan senyum. Kemenangan kuda-kuda yang dirawatnya adalah puncak dari kerja keras dan kesabaran yang tak kenal lelah.

Zulkifli tidak sendiri; ia hadir di Yogyakarta bersama enam rekannya yang terdiri dari para groom lainnya, trainer (pelatih), dan seorang joki. Profesi sebagai groom memang bukan tanpa tantangan. “Kalau dihitung-hitung dukanya wah banyak Pak. Yang penting harus telaten dan sabar, itu kuncinya. Kuda itu sangat perasa sekali, boleh dibilang seperti manusia juga,” kata Zulkifli yang telah hampir lima tahun menjalani profesi ini.

 

Seorang groom memiliki tanggung jawab besar dalam perawatan harian kuda. Tugas utamanya meliputi perawatan fisik seperti membersihkan, menyikat bulu (grooming), merawat kuku/kaki, serta memeriksa tanda-tanda awal masalah kesehatan, mengobati luka ringan, dan memastikan kebersihan kulit dan bulu kuda. Selain itu, mereka juga bertugas dalam pemeliharaan kandang, mulai dari membersihkan kandang dan mengganti alas tidur secara rutin, hingga memastikan kuda mendapatkan makanan dan air yang cukup dan sesuai jadwal.

 

Lebih dari sekadar merawat fisik, seorang groom juga berperan dalam melatih atau mengurus kuda setiap hari, termasuk menuntun atau mempersiapkan kuda untuk sesi latihan atau pertunjukan. Melalui interaksi rutin inilah, para groom membangun hubungan emosional dan kepercayaan yang kuat dengan kuda, menciptakan ikatan batin yang seringkali menjadi kunci keberhasilan di arena kompetisi. Dedikasi tanpa pamrih inilah yang menjadikan peran seorang groom tak tergantikan dalam dunia pacuan kuda profesional.

 

>>>>Ridar

No More Posts Available.

No more pages to load.