NASIONALNEWS.ID PURWOKERTO—Kontestasi pemilihan Ketua Ikatan Alumni SMA Negeri 1 (Ikasmansa) Purwokerto mulai menguat dengan munculnya sejumlah nama yang dinilai memiliki kapasitas kepemimpinan serta jejaring lintas generasi. Salah satu figur yang kini menjadi sorotan adalah Asri Harinto, alumni angkatan 1993, yang secara resmi menyatakan maju sebagai calon ketua alumni.
Pemilihan ketua alumni ini akan mengemuka dalam agenda Rembug Ageng Ikasmansa Purwokerto, yang rencananya digelar pada 16 Mei 2026 di Aula SMAN 1 Purwokerto.
Pencalonan Asri dinilai membawa pesan kuat mengenai pentingnya persatuan alumni lintas angkatan, di tengah tantangan organisasi alumni yang kerap menghadapi jurang komunikasi antargenerasi. Asri dikenal memiliki pendekatan terbuka dan kemampuan membangun konektivitas antar alumni, baik dari kalangan senior maupun generasi muda.
Dalam berbagai forum alumni, Asri disebut aktif memperkuat jejaring serta mendorong budaya kebersamaan yang inklusif. Gaya komunikasinya yang merangkul dinilai menjadi salah satu faktor yang membuat namanya mencuat sebagai kandidat potensial.
Selain aktif dalam komunitas alumni, Asri Harinto juga memiliki latar belakang sebagai wiraswasta, dengan pengalaman membangun usaha secara mandiri dan berkelanjutan. Modal tersebut dinilai relevan untuk memimpin organisasi alumni yang membutuhkan tata kelola modern, program yang terukur, serta kemampuan memperluas kemitraan.
Dalam pernyataannya, Asri menegaskan bahwa organisasi alumni tidak boleh berhenti sebagai wadah nostalgia semata, tetapi harus bertransformasi menjadi kekuatan sosial yang produktif.
“Alumni bukan hanya kenangan masa lalu, tetapi kekuatan masa depan. Dengan bersatu, kita bisa menciptakan dampak yang lebih besar,” ujar Asri Harinto.
Ia memaparkan sejumlah fokus utama yang akan menjadi pijakan visi kepemimpinannya, mulai dari penguatan solidaritas alumni, peningkatan kontribusi nyata terhadap sekolah dan masyarakat, hingga pengembangan program kolaboratif lintas angkatan.
Beberapa gagasan yang diangkat antara lain penguatan ekosistem alumni yang saling mendukung, pengembangan program mentoring dan networking, serta kegiatan sosial yang melibatkan alumni dalam skema kolaborasi lebih terstruktur.
Momentum pemilihan Ketua Ikasmansa Purwokerto ini diharapkan menjadi lebih dari sekadar ajang demokrasi internal, melainkan juga menjadi titik balik kebangkitan alumni sebagai komunitas yang solid dan berdaya guna.
Panitia serta jejaring alumni turut mengajak seluruh lulusan SMAN 1 Purwokerto untuk terlibat aktif dalam proses pemilihan, serta menilai kandidat berdasarkan visi, kapasitas kepemimpinan, dan komitmen terhadap keberlanjutan organisasi.
Dengan pencalonan Asri Harinto, dinamika pemilihan Ketua Ikasmansa diperkirakan semakin kompetitif, sekaligus membuka peluang lahirnya kepemimpinan baru yang mampu menyatukan kekuatan alumni lintas generasi dalam satu arah: kemajuan almamater dan kontribusi sosial yang lebih luas.
(Widhiantoro)






