Bangun Kemitraan Pendidikan, Dua Kepala SMP di Lamongan Rangkul Semua Jurnalis Tanpa Sekat Organisasi

oleh -
screenshot 2026 07 28 23 20 32 72 6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7

NASIONALNEWS.id, LAMONGAN – Semangat keterbukaan informasi di dunia pendidikan terus diperkuat di Kabupaten Lamongan. Dua tokoh pendidikan yang juga aktif di organisasi pencak silat menunjukkan komitmennya membangun hubungan yang inklusif dengan insan pers, tanpa membedakan latar belakang organisasi profesi.

Beliau adalah Kepala SMP Negeri 1 Turi sekaligus Ketua Cabang PSHT Lamongan, Harto, serta Kepala SMP Negeri 2 Lamongan yang juga Wakil Ketua Cabang PSHT Lamongan, Sujarno. Keduanya menginisiasi agenda “Ngopi Bareng” bersama para jurnalis di Cafe D’Kota Lamongan, Selasa (28/7/2026).

Pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang dialog terbuka untuk memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan media sebagai mitra strategis dalam membangun masyarakat yang informatif dan berdaya.

Semua Media Memiliki Peran yang Sama

Dalam kesempatan itu, Sujarno menegaskan bahwa sekolah sebagai lembaga publik harus memberikan akses informasi secara setara kepada seluruh media yang menjalankan tugas jurnalistik secara profesional.

«”Kami meyakini semua media memiliki fungsi yang sama sebagai mitra pendidikan. Kami tidak ingin membedakan media berdasarkan organisasi atau komunitasnya. Selama menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, semuanya layak mendapat ruang untuk bersinergi,” ujar Sujarno.»

Menurutnya, transparansi informasi merupakan salah satu fondasi penting dalam menciptakan tata kelola pendidikan yang bersih, akuntabel, dan dipercaya masyarakat.

Ia juga berharap hubungan baik antara sekolah dan media mampu melahirkan pemberitaan yang berimbang, akurat, terverifikasi, serta menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.

«”Kami berharap teman-teman media ikut menjaga iklim yang kondusif di Lamongan melalui pemberitaan yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.»

Pendidikan dan Media Harus Berjalan Bersama

Senada dengan itu, Kepala SMP Negeri 1 Turi, Harto, menilai media memiliki peran penting sebagai jembatan komunikasi antara sekolah dengan masyarakat.

Menurut pria yang akrab disapa Kang Mas Harto tersebut, kemajuan dunia pendidikan tidak akan tercapai apabila berjalan sendiri tanpa dukungan publikasi, edukasi, dan fungsi kontrol sosial dari media.

«”Media adalah jembatan antara sekolah dan masyarakat. Karena itu kami ingin membangun komunikasi yang baik dengan semua media tanpa membeda-bedakan. Tidak boleh ada sekat yang membuat sebagian media merasa tidak diperhatikan. Yang kami harapkan adalah lahirnya kolaborasi yang sehat demi kemajuan pendidikan dan masa depan anak-anak Lamongan,” tuturnya.»

Langkah kedua kepala sekolah tersebut dinilai menjadi contoh positif dalam membangun hubungan yang harmonis antara institusi pendidikan dan insan pers, sekaligus mengikis stigma yang selama ini masih melekat terhadap sebagian jurnalis di daerah.

Jurnalis Apresiasi Sikap Inklusif

Komitmen keterbukaan itu mendapat sambutan positif dari kalangan jurnalis independen. Perwakilan NASIONALNEWS.id, Kabiro Lamongan, Sholichan, menyampaikan apresiasi atas ruang dialog yang dibangun secara setara tanpa membedakan organisasi profesi.

“Bagi kami, ini bukan sekadar undangan gathering, tetapi bentuk penghormatan bahwa setiap media memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi mitra pembangunan. Semoga sinergi ini terus terjalin demi kemajuan pendidikan dan lahirnya generasi Lamongan yang unggul serta berkarakter,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kualitas seorang jurnalis tidak ditentukan oleh organisasi tempat bernaung, melainkan oleh integritas, kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik, serta kualitas karya yang dihasilkan.

«”Kami akan terus berkarya, karena kualitas bukan dipandang dari tergabung atau tidaknya dalam organisasi profesi, melainkan dari produk jurnalistik yang dihasilkan,” tegas Sholichan.»

Melalui semangat kolaborasi yang dibangun dalam suasana penuh keakraban tersebut, diharapkan hubungan antara dunia pendidikan dan media di Kabupaten Lamongan semakin erat, sehingga mampu menghadirkan informasi yang edukatif, membangun, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Red

No More Posts Available.

No more pages to load.