Buruknya Perawatan Depo Bay Water Park, 3 Anak Tergores keramik Pecah

oleh -
oleh
depo bay water park
Depo Bay Water Park, Depo Pelita Kecamatan Sokaraja, Banyumas.

NASIOANALNEWS.ID BANYUMAS – Tiga anak mengalami luka gores dibagian yang berbeda-beda dan berdarah akibat tergores keramik yang pecah di dasar kolam renang Depo Bay water Park yang berada di dalam gedung Depo Pelita yang beralamat di wilayah Kadus Satu, Desa Kalikidang RT 03 RW 01, Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah.

Sial tak dapat diterka, Z (inisial) 12 tahun warga Banyumas salah satu dari korban luka gores yang bermain di salah satu permainan perosotan atau seluncur setinggi lebih kurang 6 meter.

Z, saat ditanya wartawan mengatakan, hari Minggu tanggal 23 April 2023 saya bermain diprosotan yang warna kuning itu, dengan beli tiket 20.000 /anak kami masuk bertiga ditempat itu sudah ramai orang-orang renang.

“Kita bertiga langsung menuju prosotan yang tinggi disitu, setelah meluncur dari atas sampai ke air tau-tau jari kakiku berdarah dan perih, sehingga temanku mencari apa yang melukai jari kakiku,” ceritanya (27/4/2023)

“Dan ternyata benar ada keramik lantai didalam air yang pecah, sehingga saya langsung melapor sama penjaga dan lukaku diberi betadin dan handsplast,” imbuhnya

“Malahan saya melihat ada 2 orang ibu-ibu yang melaporkan kepenjaga kalau anaknya sama alami luka seperti saya, habis itu saya langsung pulang karena perih sekali,” tutupnya

Suasana libur lebaran Tahun 2023, Depo Pelita ramai dikunjungi anak-anak, lantaran ditempat tersebut terdapat beberapa permainan air digandrungi anak se-usia SMP bahkan dewasa karena adanya gelombang buatan.

 

screenshot 20230428 111029
Screenshoot pesan WA Manager Depo Pelita

 

Wartawan NASIONALNEWS.ID mencoba menghubungi Edi Kusworo melaui pesan Whatsapp selaku Manager Depo Pelita, sama sekali tidak dibaca bahkan hanya mendapat balasan pesan otomatis, hingga brita ini ditayangkan tak ada balasan konfirmasi apapun melalui pesan Whatsapp. (IMAM S)

No More Posts Available.

No more pages to load.