Ditertibkan Satpol-PP, Ibu Pedagang Ketoprak Menangis

oleh -
Img 20200723 091537

NASIONALNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Seorang Ibu pedagang ketoprak yang berjualan di areal perkantoran Cikokol, Kota Tangerang menangis saat gerobag miliknya diusir Satpol PP KotaTangerang, karena berjualan diatas trotoar, Ia mengaku baru satu minggu ditinggal mati suaminya, Rabu (22/8/2020).

Royani pedagang ketoprak saat di wawancara sambil menangis mengatakan, bahwa dari tahun 1984 berjualan di areal perkantoran Cikokol namun belum memiliki tempat yang khusus untuk berjualan.

“Saya jualan dari tahun delapan empat mas, disini belum banyak kantor,” katanya.

Royani mengaku, dirinya baru saja ditinggal mati suaminya, dan anaknya saat ini menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sehingga dia menjadi tumpuan keluarga untuk kelangsungan hidup diri dan keluarganya.

“Saya baru seminggu ditinggal mati suami, anak saya mengangur kena PHK.” tuturnya sambil menangis.

Ia mengakui kalau sudah diberi peringatan oleh Satpol PP untuk tidak berjualan di terotoar, namun ia bingung karena tidak memiliki tempat berjualan, untuk sementara gerobag tersebut ditaruh di bangunan milik Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang yang tidak digunakan tidak jauh dari lokasi.

Sementara itu Yadi salah satu Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kota Tangerang saat menyaksikan penertiban yang bekerja di wilayah tersebut berpendapat, agar bangunan pemda yang tidak digunakan bisa danfaatkan untuk menfasilitasi para pedagang yang berjualan diterotoar.

“Disinikan ada bangunan Pemda yang tidak digunakan, buatkan tempat saja buat mereka berjualan, didata pedagang yang ada di trotoar disediakan tempat dan diatur retribusinya,” terangnya. (Yuyu)

No More Posts Available.

No more pages to load.