Kadiv Humas Polri: Masyarakat Jangan Terintervensi Kelompok Yang Tidak Setuju Kedatangan TNI-Polri di Papua

oleh -
Img 20201128 Wa0053

NASIONALNEWS.ID, PAPUA – Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri, Irjen Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono meminta masyarakat untuk tidak terintervensi oleh kelompok-kelompok yang tidak setuju dengan kedatangan TNI-Polri ke Papua.

“Karena TNI-Polri datang untuk mensejahterakan rakyat Papua,” tegas Kadiv Humas Polri dengan didampingi oleh Kapuspen TNI, Mayjen TNI Ahmad Riad, ketika memberikan pernyataan kepada wartawan di Rimba Papua Hotel (RPH), Sabtu (28/11/2020).

Dirinya menegaskan, bahwa dalam menangani konflik di Papua, TNI-Polri mengutamakan pendekatan preventif, bukan menggunakan pendekatan militer namun lebih pada penegakan hukum.

“Jadi pendekatan preventif itu yang paling utama, Preventifnya itu seperti apa yaitu kita sama-sama lakukan dialog, kita sama-sama komunikasi dan saling menjaga NKRI,” ujar Kadiv Humas Polri.

Img 20201128 Wa0054

“Komunikasi antara masyarakat, TNI dan Polri harus terus dibangun dan dijaga. Jika ada hal-hal yang mau disampaikan, silahkan sampaikan ke kami,” sambungnya.

Dia berharap, dengan hadirnya TNI-Polri di Papua termasuk Papua Barat, jangan lagi ada kelompok-kelompok yang membuat tindakan pidana atau membuat masalah yang berlawanan dengan undang-undang.

“Jadi harus ada komunikasi karena dengan komunikasi kita bisa tahu apa maksudnya. Mari kita bergandengan tangan supaya tidak ada salah paham dalam menjaga keutuhan NKRI ini,” harap Kadiv Humas Polri. (TRM).