NASIONALNEWS.id, LAMONGAN – Kebakaran melanda sebuah kandang sapi di Dusun Garas, Desa Bronjong, Kecamatan Bluluk, Kabupaten Lamongan, Rabu (8/7) malam. Dalam peristiwa tersebut, dua ekor sapi milik warga mati terpanggang dan bangunan kandang mengalami kerusakan berat dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp60 juta.
Korban diketahui berinisial MNA (32), warga Desa Bronjong, Kecamatan Bluluk, Kabupaten Lamongan.
Kasihumas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, S.Pd, membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Menurutnya, laporan pertama diterima petugas jaga Polsek Bluluk sekitar pukul 20.00 WIB setelah warga mengetahui kepulan asap dan api membakar kandang sapi milik korban.
“Berdasarkan keterangan saksi-saksi di lokasi, kebakaran diduga bermula dari bara api (diang) yang sebelumnya dinyalakan korban pada pagi hari untuk menghangatkan ternak sapi. Di dalam kandang tersebut juga terdapat tumpukan jerami padi (kawul) yang mudah terbakar,” jelas IPDA M. Hamzaid.
Ia menjelaskan, sekitar pukul 17.30 WIB korban bersama istrinya meninggalkan rumah menuju kediaman orang tuanya di Kecamatan Babat. Sebelum berangkat, korban sempat mengecek kondisi bara api dari kejauhan dan mengira api telah padam sepenuhnya.
Namun sekitar pukul 20.00 WIB, seorang saksi melihat asap tebal keluar dari atap kandang. Saksi kemudian memberi tahu warga sekitar serta Kepala Dusun Garas. Informasi tersebut diteruskan kepada Kepala Desa Bronjong yang langsung menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Ngimbang.
Mendapat laporan, Kapolsek Bluluk AKP Sukardi bersama anggotanya segera menuju lokasi untuk membantu proses pemadaman bersama tim Damkar sekaligus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Setelah menerima laporan, Kapolsek Bluluk AKP Sukardi bersama anggota langsung mendatangi lokasi kejadian untuk membantu melakukan pemadaman api bersama tim pemadam kebakaran dan melakukan olah TKP serta mencatat keterangan para saksi sebagai bagian dari proses penyelidikan,” lanjutnya.
Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.00 WIB setelah petugas dan warga berjibaku mencegah kobaran api merembet ke bangunan lainnya.
Akibat kebakaran tersebut, dua ekor sapi mati terpanggang. Selain itu, atap asbes kandang mengalami kerusakan berat. Posisi kandang yang berhimpitan dengan bagian belakang rumah korban serta adanya tumpukan jerami padi di dalam kandang diduga mempercepat penyebaran api.
Polres Lamongan mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat menggunakan bara api maupun sumber api lainnya di sekitar kandang ternak dan lokasi penyimpanan jerami.
“Kami mengimbau masyarakat untuk memastikan bara api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi, terutama di area kandang yang terdapat jerami atau material mudah terbakar. Langkah sederhana ini dapat mencegah terjadinya kebakaran yang berpotensi menimbulkan kerugian besar, bahkan mengancam keselamatan jiwa,” pungkas IPDA M. Hamzaid.
(Reporter / Sholic)






