Memaknai Hari Pahlawan Menurut M. Matsani Kaban Prov DKI Jakarta

oleh -
screenshot 2025 11 10 10 49 16 24 6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7
Foto: Kepala Badan Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta

NASIONALNEWS.id, JAKARTA – Hari Pahlawan tanggal 10 November merupakan momen mengenang jasa para pejuang dan kusuma bangsa yang bertempur untuk menjaga kemerdekaan. Tahun ini tepat setelah 80 tahun serangan 10 November, peringatan ini mengusung tema Hari Pahlawan 2025 dengan nuansa semangat dan pesan mendalam tentang teladan para Pahlawan yang berjuang dan relevan dalam gerak laju perkembangan zaman bagi setiap organisasi.

Menurut Kepala Badan Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta Muhammad Matsani memaknai hari pahlawan tahun ini menjadi ajang untuk merenungi jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan, serta semangat pantang menyerah dan ikhlas yang harus dimiliki bagi semua Ormas.

“Isi dihari Pahlawan ini dengan aksi nyata, bukan hanya mengenang masa lalu, tetapi meneruskan perjuangan dengan melakukan tindakan nyata untuk memajukan bangsa dan mengisi kemerdekaan, contohnya melalui organ yang dimiliki. Pekerjaan apa yang harus dilakukan bagi organ buat negara dan bangsa?,” ujarnya, Senen (10/11/2025).

Sebab, menurutnya, semangat menjadi Pahlawan di era sekarang bisa di wujudkan melalui kreativitas, inovasi, dan kontribusi nyata untuk memajukan bangsa. Seperti dalam bidang olahraga raga, pendidikan, seni, perekonomian, dan lainnya.

“Kerja keras dan pengabdian serta bekerja dengan baik dan benar sesuai profesi guna menyejahterakan masyarakat itu juga di sebuah Pahlawan,” sambungnya.

Untuk itu, salah satu cara adalah  menumbuhkan rasa nasionalisme, cinta tanah air dan sengat bela negara pada generasi muda dan setiap organisasi adalah kewajiban kita bersama.

“Menumbuhkan kembangkan semangat persatuan dan kesatuan Ormas menjadi perekat sosial yang menjaga keutuhan bangsa di tengah perbedaan suku, agama, dan budaya,” ungkap Kaban yang dilantik pada 7 Mei 2025.

Matsani juga berpesan agar Ormas dapat meningkatkan dan mengembangkan kesadaran masyarakat dan partisipasi setiap warga negara melalui kegiatan sosial, pendidikan, dan advokasi ormas. Orma mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam pembangunan.

“Ormas dapat menjembatani aspirasi sesama masyarakat maupun masyarakat dengan pemerintah sesuai kebutuhan secara konstruktif,” pesannya.

Kemudian, dia juga berpesan pada Ormas, agar selalu mengembangkan nilai nilai Pancasila dan kebangsaan guna memperkuat karakter bangsa dengan menanamkan nilai gotong royong, toleransi dan cinta tanah air.

“Hakekatnya Ormas jadi Mitra pemerintah dalam pembangunan dan dapat berkolaborasi untuk menyukseskan program-program pembangunan nasional, baik di bidang pendidikan, kesehatan, maupun kesejahteraan, ” tukasnya.

(Budi Beler)

No More Posts Available.

No more pages to load.