NASIONALNEWS.id SERANG – Para ojek pangkalan di kawasan Pasar Baros, Kabupaten Serang, Banten, mengeluhkan penurunan jumlah penumpang yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini dirasakan langsung oleh Hendi, salah satu pengemudi ojek pangkalan yang biasa mangkal di Jalan Raya Baros, (2/4/2026).
Saat ditemui wartawan NasionalNews.id, Hendi mengungkapkan bahwa perubahan pola transportasi masyarakat menjadi penyebab utama menurunnya penumpang. Menurutnya, saat ini semakin banyak warga yang telah memiliki kendaraan pribadi, terutama sepeda motor.
“Sekarang kebanyakan orang sudah punya motor sendiri, jadi jarang yang naik ojek pangkalan seperti dulu,” ujarnya.
Selain itu, keberadaan ojek online juga menjadi tantangan besar bagi para ojek pangkalan. Tarif yang dinilai lebih murah serta kemudahan pemesanan melalui aplikasi membuat masyarakat beralih ke layanan tersebut.
“Kami kalah saing dari ojek online, tarif mereka lebih murah dan praktis. Penumpang jadi lebih memilih itu,” tambah Hendi.
Akibat kondisi tersebut, pendapatan para ojek pangkalan pun menurun drastis. Hendi mengaku, dalam sehari dirinya tidak selalu mendapatkan penumpang, bahkan terkadang harus menunggu berjam-jam tanpa hasil.
Para pengemudi ojek pangkalan di Pasar Baros berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah untuk membantu keberlangsungan mata pencaharian mereka di tengah pesatnya perkembangan transportasi berbasis digital.
Meski menghadapi berbagai tantangan, mereka tetap bertahan dengan harapan kondisi dapat membaik dan masyarakat masih memanfaatkan jasa ojek pangkalan sebagai alternatif transportasi lokal.
(Murtala)











