NASIONALNEWS.ID, SLEMAN — Jamaah Masjid Al-Wahhaab Mrican, Caturtunggal, Depok, Sleman, Berjalan dengan khidmat menyelenggarakan kegiatan khataman Al-Qur’an dan ceramah Ramadhan pada Minggu (15/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al-Wahhaab Mrican tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan iman dan takwa jamaah melalui berbagai kegiatan ibadah selama bulan suci Ramadhan, seperti shalat tarawih berjamaah, shalat Subuh, serta pengajian rutin.
Ceramah Ramadhan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat pemahaman keagamaan sekaligus menumbuhkan semangat beribadah di kalangan jamaah.
Kegiatan ini dipimpin oleh H. Suharjito selaku ketua panitia dan Hariyono sebagai sekretaris.
Dalam sambutannya, H. Suharjito mengapresiasi antusiasme jamaah yang terus aktif mengikuti kegiatan ibadah dan pengajian selama bulan Ramadhan.
“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk terus ditingkatkan sebagai sarana memperdalam pemahaman Al-Qur’an serta meningkatkan kualitas ibadah, terutama di bulan Ramadhan,” ujarnya.
Sesi utama ceramah disampaikan oleh Kak Sha (Saiful Haq, M.Pd., CH., CHt., C.NLP., CT.GP., C.MMH.), seorang motivator Achievement Motivation Training (AMT), trainer nasional di bidang pendidikan, serta praktisi hypnoteaching dan coding. Kak Sha juga dikenal sebagai penulis berbagai buku pendidikan serta peraih penghargaan Kepala Sekolah Berprestasi dan Guru Kreatif.
Dalam ceramahnya, Kak Sha mengangkat tema hipnotis dalam perspektif Islam. Ia menjelaskan bahwa pada dasarnya hipnotis diperbolehkan (mubah) dalam Islam selama digunakan untuk tujuan kebaikan dan tidak melibatkan unsur sihir, pemanggilan jin, atau kekuatan gaib.
“Hipnotis dapat dimanfaatkan untuk membantu seseorang mengatasi trauma, fobia, memperkuat mental, bahkan membantu menghentikan kebiasaan buruk seperti merokok, selama tidak digunakan untuk menipu atau merugikan orang lain,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, jamaah juga dikenalkan dengan konsep gelombang otak yang sering dibahas dalam ilmu psikologi dan neurosains, yaitu Lima gelombang otak yang umum dikenal dalam ilmu psikologi dan neurosains adalah:
1. Gamma (γ) Gelombang otak paling cepat (±30–100 Hz). Berkaitan dengan konsentrasi tinggi, pemrosesan informasi kompleks, dan kecerdasan kognitif.
2. Beta (β) Frekuensi sekitar 13–30 Hz. Muncul saat seseorang sadar penuh, berpikir aktif, belajar, berdiskusi, atau memecahkan masalah.
3. Alpha (α) Frekuensi 8–12 Hz, yaitu kondisi rileks tetapi masih sadar, yang biasanya muncul saat seseorang merasa tenang, santai, dan mulai memasuki fokus ringan. Gelombang Alpha (8–12 Hz) merupakan kondisi pikiran yang rileks tetapi tetap sadar, sehingga seseorang lebih mudah menerima sugesti positif.Kondisi ini sering dimanfaatkan dalam proses hipnosis untuk membantu.
4. Theta (θ) Frekuensi 4–7 Hz. Berkaitan dengan relaksasi mendalam, imajinasi, kreativitas, dan kondisi antara sadar dan tidur. Kondisi ini sering dimanfaatkan dalam hipnosis atau meditasi.
5. Delta (δ) Gelombang paling lambat 0,5–3 Hz. Terjadi saat tidur sangat dalam, tubuh melakukan pemulihan dan regenerasi.
Selain dikenal sebagai trainer nasional, Kak Sha juga aktif menulis berbagai buku pengembangan diri dan pendidikan, seperti Hypnoteaching, Pembelajaran Menyenangkan, serta Coding untuk Anak. Ia juga kerap memberikan pelatihan bagi guru, orang tua, dan masyarakat di berbagai daerah.
Melalui kegiatan pengajian ini diharapkan para jamaah Masjid Al-Wahhaab semakin memahami hakikat hipnotis dari sudut pandang ilmu dan agama islam.
Sehingga dapat memanfaatkannya secara positif sebagai sarana penguatan pikiran, perbaikan diri, serta peningkatan kualitas ibadah tanpa terjebak pada praktik yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam.
Ceramah Ramadhan tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan shalat tarawih berjamaah.
(Sha)






