NASIONALNEWS.ID,BANYUMAS – Halal Center bersama Kemenag dan dibantu oleh paguyuban Aspikmas membagikan Sertifikat Halal Pangan kepada 26 pelaku usaha mikro dan kecil di Pendopo Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (5/1/2023).
Camat Sokaraja Jakarta Tisam mengucapkan terimakasih kepada Kemenag melalui perwakilannya di Kabupaten Banyumas serta Lembaga terkait dan peran sertanya Paguyuban Aspikmas yang menjadikan wadah komunikasi sesama pelaku usaha.
“Sokaraja banyak sekali makanan khasnya ada gethuk goreng,soto, geplak, dengan adanya label halal ini harapannya pasarnya semakin luas semakin laris bisa sampai tembus pasar luar negeri, tentunya ada syarat lagi untuk mencapai pasar Export,” kata Jakarta
“Bahkan di Sokaraja ada juga kampung batik, pelukis nah ini ke depan kita kemas dengan Sokaraja punya cerita,” imbuhnya.

Sementara, Wakil Rektor Universitas Muhamadiyah Purwokerto (UMP) Prof.Dr.Ir Anwar ma’aruf mengatakan, UMP sebagai Halal Center selaku Penyelenggara yang ditunjuk oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal ( BPJH ) dari kemenag yang ada di Kabupaten Banyumas.
“Saat ini Halal center sudah menerbitkan 250 sertifikat halal yang sudah diberikan secara gratis kepada para pelaku UMK di Banyumas pada tahun 2023 Kemenag RI memberikan kuota 1 juta sertifikasi halal gratis ( Sehati ) yang diberikan untuk para pelaku usah Mikro dan Kecil , ke depan tahun 2024 sertifikat halal berbayar, untuk itu kabarkan kepada teman-teman UMKM lainya segera daftarkan product dagangannya,” ungkap Anwar Ma’ruf
“Ada team pendamping yang siap membantu prosesnya yaitu PPH atau pendamping Proses Halal,” jelasnya
Kepala Kantor kemenag Kabupaten Banyumas Aziz Muslim S.ag M.Pd.I. mengatakan ,Harapan kami ke depan dengan adanya program sertifikat Halal ini, ada pengendalian mutu, kualitas product yang terjaga tidak merubah-rubah komposisi, pemasarannya lebih luas sehingga potensi wilayah menjadi lebih baik.
“Semua difasilitasi dari NIB, PIRT, Konsultasi halal, sesuai Undang-undang Cipta Kerja Tahun 2020 no.11 tentang UMKM dengan bertujuan mempermudah akses perizinan,rantai pasok,pengembangan usaha,pembiayaan, hingga akses pasar yang pada akhirnya bisa go internasional,” terang Aziz

Irvan Ketua Aspikmas Kecamatan Sokaraja merupakan pergantian antar waktu dari Iwan Faturohman yang telah mengundurkan diri menyampaikan, UMKM di Kecamatan Sokaraja sendiri ada 10.000 pengusaha dan yang tergabung di paguyuban Aspikmas sejumlah 250 pengusaha.
“Harapan saya program-program seperti ini ke depannya terus dilanjutkan, karena sangat membantu sekali bagi pelaku UMKM, dari kami Aspikmas Sokaraja siap membantu kepengurusan legalitas usaha baik NIB, PIRT, ’’ ucap Irvan
“Dari kita juga siap adakan pembuatan creativ hub sebagai wadah product teman-teman UMKM,” tuturnya.
Ari, salah satu pelaku usaha mikro mengaku senang sekali dengan adanya program Sehati dari Kemenag yang di dampingi PPH.
“Terimakasih usaha kecil saya sudah mendapatkan legalitas bahkan label halal yang hari ini saya menerima sertifikatnya saya dapatkan gratis tis dibantu oleh Pendamping Proses Halal,” ucapnya.
Ari menambahkan, dengan label halal ini tentunya konsumen makin percaya dan berdampak pada kemajuan usaha saya.
Dalam acara tersebut dihadiri juga Forkompimcam Kapolsek Sokaraja AKP Sutrisno beserta jajarannya dan perwakilan Danramil Sokaraja.
( IMAM )











