Polres Nabire Musnahkan 1.000 Liter Milo Jenis Bobo

oleh -
Camera720 20200828 212601

NASIONALNEWS.ID, NABIRE – Kepolisian Resor (Polres) Nabire memusnahkan 1.000 liter Miras Lokal (Milo) jenis Bobo hasil razia yang dilakukan saat Operasi Aman Nusa Matoa 2020 pada tanggal 11 sampai 14 Agustus 2020 lalu.

Pemusnahan Milo  dihadiri para pejabat  Utama dan Perwira Polres Nabire, bertempat di lingkungan Mapolres Nabire, Jumat (28/8/2020).

Kasat Narkoba Polres Nabire, Iptu. Agus Suprayitno menyampaikan, bahwa pemusnahan ribuan miras ilegal (bobo) tersebut berdasarkan surat ketetapan: S. Tap/01/VIII/Res Narkoba,
atas pertimbangan berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap barang bukti sitaan.

“Ternyata merupakan barang bukti yang bau dan dilarang untuk di edarkan, sehingga tidak di mungkinkan untuk di simpan sampai ada keputusan pengadilan terhadap perkara yang memperoleh ketetapan hukum tetap, sehingga penyidik memandang perlu untuk merampas dan memusnakannya,” ungkapnya.

Selanjutnya, Kapolres Nabire melalui Wakapolres Nabire, Kompol Samuel Tatiratu, S.IK mengatakan, bahwa pelaksanaan pemusnahan miras ilegal saat ini bertujuan untuk mengurangi dampak dari miras itu sendiri.

“Minuman lokal yang berada di wilayah hukum Polres Nabire memiliki dampak yang negatif bagi situasi kamtibmas, dimana jika masyarakat mengkonsumsinya secara berlebihan, ini akan membawa dampak yang merugikan banyak pihak, seperti terjadinya penganiayaan, lakalantas, ataupun hal-hal lain yang dapat merugikan kepentingan umum,” ujarnya

Dikatakan Samuel, pemusnahan ribuan liter miras lokal saat ini merupakan sebagian kecil dari yang sudah kita laksanakan pada tahun ini.

“kami harapkan kedepan tanggung jawab akan situasi kamtibmas aman, lancar dan tertib di Nabire bukan hanya menjadi tugas dan tanggung jawab Polri semata, namun menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama,” terangnya.

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nabire agar kita bersama sama dan bersinergi, sebab tidak hanya pihak keamanan TNI-Polri yang mampu menjaga keamanan di Negeri ini, namun hal tersebut menjadi bagian daripada tanggung jawab kita bersama dalam menciptakan situasi yang kondusif,” sambungnya. (TRM).