NASIONALNEWS.id, JAKARTA – Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan dugaan praktik taksi gelap yang merugikan penumpang kembali menjadi perhatian publik. Menanggapi hal tersebut, Kepala Terminal Kalideres, Nur Prasetyo, mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih moda transportasi dan menggunakan angkutan umum yang resmi serta berizin.
Nur Prasetyo mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan apabila benar terjadi penumpang yang merasa dirugikan akibat diminta membayar tarif yang berbeda dari kesepakatan awal.
“Kami sangat menyayangkan apabila benar terjadi penumpang yang merasa dirugikan karena diminta membayar tarif yang berbeda dari kesepakatan awal. Tentunya hal seperti ini dapat menurunkan rasa aman dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi,” ujar Nur Prasetyo saat dikonfirmasi wartawan, Senin (27/7/2026).
Ia mengimbau masyarakat agar memastikan tarif perjalanan telah disepakati secara jelas sebelum menggunakan jasa transportasi, khususnya kendaraan yang menawarkan layanan di sekitar terminal.
“Kami mengimbau masyarakat agar menggunakan angkutan umum yang resmi dan berizin, serta memastikan tarif telah disepakati secara jelas sebelum perjalanan dimulai,” katanya.
Nur Prasetyo juga meminta masyarakat tidak ragu melaporkan apabila mengalami dugaan tindakan yang merugikan. Laporan diharapkan disertai bukti pendukung agar dapat ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.
“Apabila mengalami kejadian yang merugikan, segera laporkan kepada petugas terminal atau aparat terkait dengan menyertakan bukti, seperti nomor polisi kendaraan, waktu kejadian, dan dokumentasi apabila ada,” ucapnya.
Sebagai langkah pencegahan, pengelola Terminal Kalideres akan memperketat pengawasan di kawasan terminal dan meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait apabila ditemukan dugaan pelanggaran.
“Dari sisi pengelola Terminal Kalideres, kami akan meningkatkan pengawasan di kawasan terminal dan berkoordinasi dengan instansi yang berwenang apabila ditemukan dugaan pelanggaran. Kami berkomitmen agar seluruh pengguna jasa terminal mendapatkan pelayanan yang aman, nyaman, dan terlindungi dari praktik-praktik yang merugikan,” tegasnya.
Sebagai alternatif transportasi yang aman dan terjangkau menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Nur Prasetyo mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan angkutan umum resmi yang telah tersedia di Terminal Bus Kalideres.
“Bagi masyarakat yang hendak menuju Bandara Soekarno-Hatta, kami mengimbau agar memanfaatkan layanan Bus Transjakarta yang beroperasi dari Terminal Bus Kalideres. Bus ini berangkat setiap 15 menit sekali dengan tarif yang sangat terjangkau, yakni hanya Rp3.500,” ujar Nur Prasetyo.
Menurutnya, kehadiran layanan tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menyediakan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau, sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap angkutan ilegal yang berpotensi merugikan penumpang.
“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan resmi yang telah disediakan sehingga perjalanan menuju Bandara Soekarno-Hatta lebih aman, nyaman, dan memiliki kepastian tarif,” tutupnya.
Pihak Terminal Kalideres berharap masyarakat lebih waspada terhadap praktik transportasi ilegal dan memilih layanan angkutan yang memiliki izin resmi demi keamanan, kenyamanan, serta kepastian tarif selama perjalanan.






