NASIONALNEWS.id, JAKARTA – Kepala Terminal Bus Kalideres, Nur Prasetyo, memberikan teguran keras kepada para pengemudi ojek pangkalan (opang) menyusul viralnya unggahan di media sosial terkait keluhan seorang penumpang asal Sumatera Selatan yang mengaku menjadi korban pemerasan di area terminal.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Nur Prasetyo langsung mengumpulkan para pengemudi ojek pangkalan di ruang kerjanya pada Senin (15/6/2026).
Dalam arahannya, Nur menegaskan agar seluruh pengemudi ojek menjaga ketertiban dan memberikan pelayanan yang baik kepada penumpang.
“Kita sama-sama mencari nafkah di sini. Saya tidak ingin kejadian seperti ini terulang kembali,” kata Nur Prasetyo.
Selain memberikan pembinaan, pihak terminal juga melakukan pendataan terhadap seluruh pengemudi ojek yang beroperasi di kawasan Terminal Kalideres.
“Hari ini semua ojek kita kumpulkan dan didata. Saya minta kerja samanya untuk terus menjaga keamanan serta meningkatkan pelayanan kepada penumpang,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pos Polisi (Kapospol) Terminal Kalideres, Ipda Teguh, meminta para pengemudi ojek maupun masyarakat untuk segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan oknum yang melakukan tindakan merugikan penumpang.
“Kalau memang ada ojek yang mencurigakan, segera laporkan kepada petugas agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Teguh.
Pihak Terminal Kalideres bersama aparat kepolisian berkomitmen meningkatkan pengawasan guna memastikan keamanan dan kenyamanan para penumpang yang menggunakan layanan transportasi di terminal tersebut.






