Update Covid-19 Nabire 28 April: 15 Positif, 1 Sembuh

oleh -
Camera720 20200429 081803

NASIONALNEWS.ID, NABIRE – Jumlah kasus positif virus corona (Covid-19) di Kabupaten Nabire bertambah hingga 15 kasus namun pasien sembuh 1 orang dari 38 sampel.

Berdasarkan Update data Covid-19 per 28 April 2020, dari hasil swab test yang dikirim pada Jumat (24/4) ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Papua menunjukkan hasil pemeriksaan bahwa 15 positif, 1 sembuh dari total 38 sampel.

“Untuk kumulatif positif di Nabire dari 3 pasien positif yang lama ditambah dengan 13 Positif baru sehingga total 16 positif. Tetapi dari 3 pasien lama ada 1 yang sembuh sehingga total yang dirawat positif covid 19 di Nabire berjumlah 15 orang,” kata Jubir Gugus Tugas Covid-19 Nabire, Dr. Frans Sayori dalam Jumpa Pers di Aula Kantor Bupati, Selasa (28/4/2020).

Penanganan lebih lanjut, 15 pasien positif Covid 19 untuk 14 hari kedepan dilakukan sesuai pedoman. Sayori mengatakan, bahwa kita patut bersyukur kepada Tuhan karna kondisi 15 orang saat ini berada dalam kondisi ringan dan stabil.

“Sesuai dengan pedoman akan diambil langkah-langkah seperti tetap isolasi mandiri, sedangkan dari 3 pasien lama yang ada di rumah sakit bahwa 1 sudah sembuh dan 2 tetap menjalani perawatan. Sedangkan 13 pasien positif baru akan menjalani isolasi mandiri di salah satu pesantren di Sanoba,” ujar Sayori.

Untuk itu, Sayori berharap semua warga dapat mengikuti himbauan Pemerintah dengan tetap menjaga daya tahan tubuh, imunitas tubuh, dan selalu berdoa.

“Mari bersama-sama kita jaga Nabire agar bebas dari Covid 19, dengan tetap jaga diri, jaga jarak, jaga keluarga, jaga Nabire dan tanah Papua agar suasana tetap kondusif,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Bupati Nabire, Isaias Douw juga menghimbau kepada semua masyarakat Nabire agar bersama-sama memberikan dukungan, melindungi, bahkan mendoakan ke 15 pasien positif Covid-19 agar segera pulih.

“Kita sama-sama berdoa jangan benci, jangan marah mereka tetapi layani mereka dengan baik melalui tenaga medis maupun masyarakat,” terangnya.

“Supaya mereka juga semangat dan tidak bisa kemana-mana. Pemerintah akan menjamin makan dan minum mereka selama isolasi mandiri, Pemerintah siap melayani mereka,” sambungnya.

Isaias dengan tegas meminta kepada Kapolres Nabire dan Dandim 1705/Paniai untuk menjaga keamanan bahkan membangun posko selama 14 hari kedepan.

“Jika Covid 19 bertambah terus maka pelabuhan maupun bandara akan terus ditutup hingga covid 19 bisa kita atasi sampai matarantai virus tersebut putus,” tuturnya.

Isaias menambahkan, “kepada masyarakat yang datang dari Papua Barat agar dapat melapor diri ke Posko Covid 19 Kabupaten Nabire supaya dapat dilakukan pemeriksaan,” tegas Isaias. (YERI TARIMA).