Warga Anggap Gunung Ratu Tidak Asri, Sekdis: Bukan Tanggung Parbud

oleh -
img 20230615 wa0002

NASIONALNEWS.ID, LAMONGAN – Ramainya di media masa terkait keluhan warga masyarakat khususnya pengunjung atau peziarah Makan Nyai Adong Sari, Ibunda Patih Gajah Mada, yaitu _Gunung Ratu_ yang dianggap tidak seperti dulu lagi. Sekdis Pariwisata dan Kebudayaan tegaskan bukan tanggung jawabnya.

Gunung Ratu yang bertempatkan di area Perhutani Dusun Cancing, Desa Sendangrejo, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur sebelumnya menurut peziarah tampak asri namun setelah dilakukan pemugaran menjadi tampak gersang.

Dengan adanya hal tersebut Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lamongan melalui Sekdis
Miftach Alamudin saat dikonfirmasi Nasionanews.id mengatakan, pihak Dinas sudah menyelesaikan 100% yaitu Program Pelestarian dan Pengelolaan Cagar Budaya, Rehab Makan Nyi Andongsari, Pemugaran situs budaya Cungkup Makam Gunung Ratu di tahun 2022 lalu, untuk masalah yang lainnya atau di sekitar Cungkup Makam, bukan tanggung jawab Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lamongan.

“Jadi yang perlu kami tanggapi, yang pertama, yang ada di kegiatan kami sudah clear 100% itu pembangunan Cukup makam saja, selebihnya terkait pengembangan atau yang ada di sana bukan dari kami,” kata Miftach Alamudin.

Disinggung soal perobohan atau pembongkaran fasilitas umum seperti Pendopo tempat istirahat dan ponten, Miftach Alamudin menegaskan hal tersebut bukan tanggung jawab Dinas.

“Untuk persoalan di sekitar Cungkup Makam itu bukan tanggung jawab kami, coba di koordinasikan sama yang punya wilayah, Juru Kunci dan Pemdes setempat atau Perhutani, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lamongan hanya penanggung pelaksana kegiatan (PPK) Pemugaran Cungkup Makam aja,” ujar Miftach Alamudin.

Lanjut Miftach Alamudin, untuk di tahun 2023 ini masih ada Program Pelestarian dan Pengelolaan Cagar Budaya, Rehab Makan Nyi Andongsari senilai Rp 100 juta untuk pembangunan lantai di Cungkup Makam Gunung Ratu.

“Rencana di Triwulan ke 3 ini ada Penunjukan Langsung (PL) kelanjutan Pemugaran situs cagar budaya Cungkup Makam saja di tahun ini,” tegas Miftach Alamudin kepada Nasionalnews.id Rabu (14/6/2023).

Sholichan

No More Posts Available.

No more pages to load.