NASIONALNEWS.ID TANGERANG SELATAN – Yayasan Pendidikan Islam Pakualam menggelar acara Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW dengan mengusung tema, “ Menggapai Hikmah Isra Mi,raj serta Menebarkan Kedamaian dan Ketaqwaan dalam Kehidupan” yang diselenggarakan di halaman Madrasah Islamiyah (MI) I’anatul Huda, Pakualam, Serpong Utara, Jumat, (13/02/2026)
Hadir dalam acara tersebut Ketua Yayasan Pendidikan Islam Pakualam, Drs. H. Suardi, M.M., Kepala Sekolah MI I’anatul Huda, H. Saepullah, S.Pd.I, Ustadz Musa Ali Azhuri, S.Pd.I, H. Sadelih, S.Pd.I, tokoh Masyarakat sertam para wali murid.
Acara dimulai dengan penampilan pentas seni islami yang diperagakan Siswa-siswi MI I’anutul Huda, SMP dan SMK Yapipa serta pemberian santunan bagi anak yang tidak mampu, dan ditutup dengan do’a yang dibawakan H. Sadelih, S.Pd.I.
Ketua Yayasan Pendidikan Islam Pakualam, H. Suardi dalam sambutannya mengatakan, Isra Mikraj merupakan penguatan iman dan keseimbangan akal. Menurutnya peristiwa isra mikraj kalau di cerna secara akal, tidak bisa diterima. Betapa tidak, perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dan dilanjut ke langit ketujuh ditempuh dengan waktu satu malam.

“ Peristiwa Isra Mikraj dari Masjidil Haram Ke Masjidil Aqsa dan dilanjut naik ke langit ketujuh ditempuh hanya dengan satu malam. Dan ini tentunya secara akal tidak bisa diterima. Orang dengan keimanannya kurang tentunya tidak akan percaya. Namun jika diterima dengan akal penuh keimanan dan ketaqwaan yang yang kuat tentunya tidak mustahil. Dengan kekuasan Allah SWT apapun bisa terjadi,” tuturnya
Suardi juga menambahkan, salah satu implementasi dari periswa Isra Mikraj adalah dengan menjalankan sholat lima waktu yang merupakan suatu kewajiban bagi umat islam.
“Dengan adnya perintah sholat lima waktu kita wajib menjalankan dengan penuh keihlasan dan ketaqwaan. Jadi dengan peringatan Isra Mikraj ini saya mengajak kepada seluruh elemen-elemen pendidikan, para guru, para siswa menjalaninya dengan penuh keihlasan. Insaallah kalau gurunya ikhlas, ilmu yang diterima anak-anak siswa menjadi bermanfaat,” paparnya
Suardi menjelaskan peringatan isra mikraj akan selalu dilaksanakan untuk agar umat islam khususnya siswa siswi yang belajar disekolah selalu ingat dan mencintai nabi Muhammad SAW. Ia juga berharap anak-anak yang sudah belajar dan besekolah di Yayasan Pendidikan Islam Pakualam ilmunya bermanfaat dan berguna bagi bangsa dan negara.
Sementara ditempat yang sama, Ustadz Musa Ali Azhuri sekaligus pengisi tausiah, mengatakan, makna dari Isra Mikraj salah satunya adalah melaksanakan sholat lima waktu yang merupakan oleh-oleh dari Rasulullah pada saat bertemu dengan Allah di langit ketujuh.
“ Makna dari Isra Mikraj salahsatunya adalah melaksanakan sholat lima waktu. Ini merupaka oleh-oleh dari Nabi Muhammad SAW yang harus kita jaga dan wajib dilaksanakan. Dan ini suatu yang luar biasa, kehoramatan bagi umatnya, yang tadinya perintah sholat itu 50 puluh waktu, kini hanya lima waktu, dan ini salah satu bentuk kecintaan Rasulullah kepada kita sebagai umatnya,” katanya.
Musa juga menambahkan, tolreansi dan kerukunan antar umat beragama harus dijaga. Sesama umat beragam harus saling menghormati agar terjalin kerukunan yang hakiki. (Adek Sukarsin)









