DPRD Kota Tangerang Minta Perumda TB Transparan Soal Tarif Pelanggan

oleh -
dprd kota tangerang
Fauzan Manafi Albar anggota DPRD Kota Tangerang, Fraksi PPP-PAN

NASIONALNEWS.ID KOTA TANGERANG – Banyaknya pelanggan mengeluh mahalnya tarif pengunaan air bersih dari Perusahaan Umum Daerah Tirta Benteng (Perumda TB). Hal itu dikritisi anggota Komisi III DPRD Kota Tangerang, Fauzan Manafi Albar meminta pihak Perumdam TB mengevaluasi tarif pelanggan.

Fauzan menuturkan, seharusnya pihak Perumda TB bersedia memilah tagihan tarif pelanggan yang tertunda pada bulan-bulan sebelumnya, sehingga pembayarannya tidak terkesan menjadi mahal. Terlebih bagi pelanggan yang sudah dialihkam dari Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja (Perumdam TKR) Kabupaten Tangerang ke Perumda TB Kota Tangerang.

“Memang ada keluhan beberapa warga terkait penagihan di masa pandemi, karena kesulitan pegawainya ketika ingin mendata meteran dan memang tidak memungkinkan membaca langsung pada saat itu. Maka, hingga akhirnya pelanggan sendiri yang melaporkan jumlahnya ke PDAM TB melalui nomor tertentu,” ucap anggota DPRD dari Fraksi PPP-PAN ini, Jumat (12/11/2021).

Fauzan menilai pencatatan meteran yang ke setiap rumah pelanggan masih kurang efektif, sehingga menimbulkan akumulasi pembayaran dari bulan ke bulan berikutnya. Selain itu, kepada petugas diharapkan harus betul-betul membaca meteran pemakaian oleh pelanggan.

“Nah, kalau menjadi akumulasi, otomatis tagihannya tinggi, karena tarifnya berskala, misalnya 0-5 meter kubik itu ada nilai tagihannya dan itu bervariasi. Penagihannya harus betul-betul sesuai pemakaian, kalau dirasakan berat pembayarannya, coba cek lagi apakah ada kesalahan pembacaannya. Selain itu, harus disosialisasikan tarif PDAM Tirta Benteng per meter kubiknya berapa,” ujarnya.

Fauzan tidak menampik adanya potensi kesalahan pembacaan meteran air, saat masa-masa transisi dari Perumdam TKR ke Perumda TB.

“Oleh karenanya, agar tidak ada yang dirugikan, harus betul-betul dihitung dan memberi tahu tarif yang ada di Perumda Tirta Benteng.

Sementara terkait hal tersebut, saat dikonfirmasi Humas Perumda TB belum bisa dikonfirmasi. (red)

No More Posts Available.

No more pages to load.