Kopena Galang Dana Untuk Korban Bencana di Palu

oleh -

NASIONALNEWS.ID,NABIRE – Bencana gempa bumi dan tsunami yang terjadi di wilayah Kota Palu dan Kabupaten Donggala dan Sigi, Sulawesi Tengah pada 28 September 2018 lalu. Untuk meringankan beban korban Gempa, Komunitas Peduli Nabire (Kopena) melakukan galang dana, Jumat (7/10/2018).

Hasil pengalangan dana yang dilakukan dalam kurun waktu sepekan, yakni sejak 30 September hingga 7 Oktober 2018, dapat terkumpul sebesar Rp 152.000.000.

Pembina Kopena, Bentot Yatipai saat ditemui mengatakan bahwa dana yang digalang oleh masyarakat Nabire seluruhnya akan diberikan  kepada korban gempa dan tsunami di Palu, Sigi, dan Donggala, Sulawesi Tengah.

“Untuk menyerahkan donasi tersebut, kami memberangkatkan Dua relawan ke Makasar. Dana tersebut akan dibawa dalam bentuk uang yang sebelumnya telah di masukan ke dalam rekening. Sementara, untuk biaya transportasi Dua relawan ini dibiayai dari iuran anggota Kopena,” ujar Bentot.

Dijelaskan Bentot, sebelum menuju ke Palu, Dua relawan akan singgah di Pare – Pare untuk berbelanja beberapa kebutuhan. Adapun barang kebutuhan yang diprioritaskan kata Bentot, yaitu diantaranya kebutuhan perempuan dan anak.

“Seperti pembalut, diapers, susu, pakaian dalam, dan selimut. Kebutuhan Ini dinilai sangat mendesak, sebab untuk bahan makanan pastinya sudah banyak yang memberikan bantuan,” terang Bentot.

Bentot menambahkan, dana yang didapat dari para donatur tidak hanya berbentuk uang. Kopena juga menerima bantuan pakaian layak pakai, dan saat ini sudah terkumpul cukup banyak. Namun, pengiriman pakaian tersebut belum dapat dilakukan.

“Kendalanya hingga kini masih dicari bagaimana cara menyalurkannya. Apakah melalui PT. Pos Indonesia atau PT. Pelni. Kami akan alamatkan langsung ke salah satunya dan merekalah yang akan menyalurkan,” terang Bentot.

Lanjut Bentot, dirinya mengucapkan banyak terimakasih serta mengapresiasi masyarakat Nabire yang memiliki jiwa sosial yang cukup tinggi. “Luar biasa karena mau meringankan beban saudara-saudara kita yang telah menjadi korban bencana gempa dan tsunami di Palu Sulawesi Tengah,” tuturnya.

Sementara, Raymond Rumatrai seorang relawan yang akan mengantar donasi ke Palu mengatakan, dirinya dan satu teman akan menuju Makassar dengan pesawat. Dirinya, akan terlebih dulu ke Pare-Pare untuk belanja kebutuhan, lalu melanjutkan perjalanan ke Palu.

“Bantuan yang akan diberikan mungkin belum seberapa. Namun kami berharap bantuan tersebut bisa mengurangi beban para korban gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah,” tutup Raymond.(Rk/Ang)

No More Posts Available.

No more pages to load.