PSBB Kota Tangerang ke-3, Warga Poris Jaya Belum Terima Bantuan

oleh -
Psbb Kota Tangerang

NASIONALNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Sejak Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), warga Kelurahan Poris Jaya Kecamatan Batuceper sampai saat ini belum menerima bantuan sosial (Bansos) sembako dari Kementerian Sosial (Kemensos) dan bantuan langsung tunai (BLT). Sedangkan PSBB Kota Tangerang sudah tiga kalinya diberlakukan untuk mencegah pandemi Covid-19.

Hal itu dikeluhkan warga Kelurahan Poris Jaya, Rita kepada Nasional News di rumahnya, Selasa (19/5/2020). Menurutnya, bahwa di kelurahan lain sudah ada mendapat bantuan langsung tunai (BLT) dan sembako, tetapi ia dan warga lainnya belum ada yang menerima bantuan tersebut, sampai perpanjangan kedua PSBB Kota Tangerang.

“Saya baca berita dan dapat informasi dari warga lainnya, bahwa bantuan dari sembako Kemensos dan BLT tahap pertama sudah disalurkan oleh Pemkot Tangerang, kenapa disini warga belum ada yang menerima bantuan, sejak PSBB pertama sampai PSBB ketiga,” keluhnya.

Ia menambahkan, bahwa bulan april kemarin BLT tahap pertama sebesar Rp600 ribu sudah cair di kelurahan lain, disini belum ada yang dapat, padahal sekarang PSBB Kota Tangerang ke 3. Sejak diberlakukan PSBB, warga disuruh di rumah saja dan harus ikuti anjuran pemerintah jangan melanggar PSBB, tapi bantuan belum turun juga.

“PSBB sudah yang ketiga di Kota Tangerang, Pemkot Tangerang harusnya lebih peduli dan bergerak cepat, sejak pertama diberlakukan PSBB,” pungkasnya.

Baca Juga : Rapid Test Pelanggar PSBB Dikritisi Pemerhati Kebijakan Publik

Sementara Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Batuceper, Acep Suhardiman mengakui lambatnya bantuan sosial ke masyarakat di wilayahnya. Terkait bantuan sembako dari Kemensos yang belum turun, acep mengaku sudah berupaya memperjuangkan, dengan beberapa kali menanyakan hal itu ke Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang, tetapi belum turun juga.

“Kita sudah beberapa kali menanyakan ke Dinsos Kota Tangerang, kapan bantuan sembako dari kemensos turun, katanya ada masalah pendataan, kita hanya bisa menunggu sampai sekarang,” terang Acep kepada Nasional News melalui telepon selularnya.

Untuk BLT sebesar Rp600 ribu, Acep menjelaskan, baru beberapa kelurahan di Kecamatan Batuceper yang mendapat Bansos dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk tahap pertama, bagi warga terdampak Covid-19 sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Belum semua kelurahan di Kecamatan Batuceper yang mendapat BLT tahap pertama sebesar Rp600 ribu dari Pemprov Banten, karena ada kendala dari Bank Banten ke Bank BJB,” tutupnya.

Perlu diketahui, PSBB Kota Tangerang yang pertama pada hari Sabtu, 18 April 2020 mulai diberlakukan. (SL)