,

Jejak Mentereng DRA. Reni Kusumowardhani M.,Psi., Psikolog Dari Dokter hingga Dewan Pertimbangan

oleh -
oleh
dra. reni kusumowardhani m.psi., psikolog, saat berikan kesaksian ahli pada kasus sambo tembak mati brigadir joshua tahun 2022
dra. reni kusumowardhani m.psi., psikolog, saat berikan kesaksian ahli pada kasus sambo tembak mati brigadir joshua tahun 2022

NASIONALNEWS.ID,CILACAP-Kerap disapa Ibu Reni perempuan kelahiran 14 Juni 1964 di Menteng Jakarta. Selain pernah bekerja di RSUD Cilacap Reni juga pernah menjabat sebagai ketua Asosiasi Psikolog Forensik (APSIFOR) yang kini menduduki posisi dewan pertimbangan APSIFOR. 10/02/2025

Mengenal lebih jauh sosok Ibu Reni merupakan alumni Univesitas Gajah Mada (UGM) lulusan 1998 yang kemudian melanjutkan Masternya di Fakultas Psikolog Universitas Indonesia (UI) dan mendirikan praktek Konsultan dan pusat kajian prilaku  hingga sekarang di Jalan MT. Haryono Perum Yaktapena A2 No. 6 Cidapur, Donan Kecamatan Cilacap Tengah Kabupaten Cilacap.

Selama karirnya beliau banyak terlibat dalam penanganan kasus pembunuhan yang ditangani Polisi, salah satunya dirinya diminta oleh Kepolisian pada tahun 1994 untuk menyelidiki kasus pembunuhan tujuh angota keluarga kemudian kasus pembunuhan satu keluarga di Kalideres yang terjadi 10 November 2022 lalu dirinya berperan mengungkap isu peneyebab kematian satu keluarga yang rumornya keluarga tersebut menganut aliran apokaliptik. Reni pun menjawab bahwa kematian satu empat anggota keluarga yang dimaksud dalam keadaan wajar.

“Kematian empat anggota keluarga (Bapak Rudy,Ibu Renny, Bapak Budi dan Ibu Dian) mengarah pada kematian natural, tidak mengarah pada cara kematian yang lain,” Ujar Reni dalam Konfrensi Pers Jumat, (9/12/2022) yang tayang di youtube Kompas TV.

“Berdasarkan autopsi psikolog  yang kami lakukan, dapat ditepis dugaan dan spekulasi terkait prilaku dan paham apokaliptik, atau mungkin karena sekte atau mungkin karena adanya Voluntaril stopping eating and drinking ,” Imbuh Reni

Pada sidang lanjutan kasus Ferdi Sambo  tahun 21/12/2022. Beliau juga menjadi saksi Ahli yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Pada saat sesi tanya jawab dengan kuasa hukum Putri Candrawathi, Febri Diansyah, Reni mengatakan keterangan Putri Candrawathi terkait dugaan pelecehan seksual di Magelang patut untuk dipercaya atau kredibel.

“Jadi, apakah hasil pemeriksaan psikologi forensik yang dilakukan bersama tim meyakini bahwa peristiwa dugaan pelecehan seksual di Magelang itu terjadi karena keterangan ibu Putri kredibel di sana?” tanya Febri

“Saya rasa kapasitas kami menjelaskan tentang perilakunya. Jadi artinya apa yang disampaikan oleh ibu Putri memang berkesesuaian dengan kriteria yang kredibel terkait dengan kekerasan seksual yang terjadi di Magelang menurut ibu Putri,” jelas Reni.

Kendati demikian, Reni menyarankan agar keterangan Putri Candrawathi itu sebagai petunjuk agar didalami kembali.

“Ini (keterangan Putri) yang kemudian perlu didalami oleh hukum tentunya. Namun keputusan mengenai apakah ini (pelecehan seksual) terjadi atau tidak pasti terjadi tentu itu bukan kapasitas kami,” imbuhnya

“Berarti yang saudara saksi simpulkan adalah keterangan Putri layak dipercaya?” tanya Febri lagi.

“Layak dipercaya,” jawab Reni dalam penggalan kesaksian ahlinya

Penulis; IMAM S

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.