NASIONALNEWS.ID, Jembrana – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubda) berupaya mengurai antrean kendaraan di jalur menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubda) Kemenhub, Aan Suhanan mengatakan saat ini pukul 16.00 WITA sudah tidak terjadi antrean kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk
Karena, semua kendaraan sudah masuk ke buffer zone.
“Kami bersama stakeholder pun masih terus melakukan mitigasi agar tidak terjadi antrean kendaraan kembali di sekitar pelabuhan sehingga arus lalu lintas kembali normal,” katanya.
Pernyataan ini disampaikannya saat meninjau langsung kondisi Pelabuhan Gilimanuk, Bali pada Rabu (18/3/2026).
Kemenhub terus memaksimalkan langkah-langkah untuk mengatasi kepadatan di sekitar Pelabuhan Gilimanuk.
Langkah ini guna kendaraan-kendaraan tersebut bisa segera diangkut untuk menyeberang ke Ketapang.
Tujuannya, mempercepat durasi port time antara lain mengoperasikan kapal tambahan sehingga saat ini kapal yang beroperasi di lintasan Ketapang-Gilimanuk mencapai 40 kapal dengan 30.
Langkah ini dilakukan dengan menerapkan sistem tiba-bongkar-berangkat (TBB) yang dipercepat menjadi 15 menit untuk mempercepat operasionalisasi kapal.
Aan Suhanan berharap dengan memaksimalkan skema tersebut antrean kendaraan menuju Gilimanuk bisa semakin berkurang.
Jadi, kepadatan arus kendaraan di sekitar Gilimanuk dapat teratasi sebelum Hari Raya Nyepi.
“Saya ucapkan terima kasih kepada semua stakeholder, termasuk kepolisian dan ASDP yang sudah berkolaborasi memitigasi kepadatan di Gilimanuk,” tuturnya.
“Kami juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat karena sudah mengikuti ketentuan yang ada sehingga kini antrean kendaraan bisa teratasi.”










