NASIONALNEWS.ID, Jakarta – Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengatakan Indonesia memperoleh surplus neraca perdagangan pada saat tantangan proteksionisme global dan penurunan harga komoditas utama.
“Kinerja ini sekaligus memberikan optimistisme dalam menghadapi tantangan perdagangan global pada 2026,” kata Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santosa di Jakarta pada Jumat (6/2/2026).
Tiga pencapaian program utama Kemendag yaitu Pengamanan Pasar Domestik, Perluasan Pasar Ekspor, dan Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah Berani Inovasi.
“Kami optimistis terhadap prospek kinerja perdagangan Indonesia pada 2026 meskipun menghadapi berbagai tantangan global,” ucapnya.
Berdasarkan proyeksi sejumlah lembaga internasional, pertumbuhan ekonomi dan perdagangan dunia diproyeksikan masing-masing sekitar 3,1 persen dan 2,6 persen hingga 2027.
Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti serta Para Pejabat Tinggi Madya dan Pratama di Lingkungan Kemendag.









