NASIONALNEWS.ID KOTA TANGERANG – Asep Ketua Komunitas Pengamen Jalanan (Komjen) memberikan klarifikasi atas berita di NasionalNews.id yang berjudul,, “Tampil di Festival Al-Azhom, Honor Seniman Lokal Belum Dibayar”, yang diterbitkan pada tanggal 28 Juli 2025.
“Saya selaku perwakilan dari Komjen ingin mengklarifikasi bahwasannya, kami Komjen menerima apapun yang diberikan pada pada panitia, karena memang pengisi acara kemarin temen-temen Komjen khususnya tidak masuk dalam daftar penerima anggaran (DPA) yang diploting pada kegiatan Festival Al-Azhom,” ujar Asep,
Asep berharap, mudah-mudahan kedepannya sudah termasuk dalam DPA tersebut.
“Sehubungan dengan digadainya motor saya itu bentuk tanggung jawab saya sebagai ketua atau pengkondinir Gak mempermasalahkan keuangan” ungkapnya.
Pada awal Komjen ditawarkan untuk main di Festival Al-Azhom oleh DKT pembahasan tidak ada di DPA, hanya sekedar ikut antusias, tapi kalo untuk transport ada tidak menyebutkan nominal.
“Saya tidak mempermasalahkan keuangan yang penting tampil, sehubungan saya ketua Komjen ditanyain terus oleh personil pada akhirnya motor saya digadai bentuk tanggung jawab saya sebagai pengkordinir,” jelasnya.
Setelah satu bulan sudah, Kutil dari Majelis Preman (Maprem) saling komunikasi dengan dirinya membahas kapan honor turun, tidak ada pembahasan perihal uang untuk setiap tampilan karena kami tau tidak terdaftar di DPA Festival Al-Azhom.
“Dan saya hanya butuh kepastian,” tegasnya.
Karena kurangnya komunikasi pada akhirnya pihak dari Maprem menanyakan langsung ke Dispora yaitu cutil.
“Sehingga akhirnya, Allhamdulillah dari pihak BKPRMI kang Mail sudah ada itikad baik memberikan transport untuk para personil, terimakasih untuk Dispora,b BKPRMI, DKT, Maprem dan band.” ucapnya.
Asep menambahkan, semoga ini menjadi ajang silaturahmi untuk para pegiat seni di Kota Tangerang.
“Semoga kedepannya Festival Al-Azhom bisa memberikan ruang kepada pegiat seni musik dan masuk ke dalam DPA Festival Al-Azhom,” pungkasnya.
Berita sebelumnya,
Tampil di Festival Al-Azhom, Honor Seniman Lokal Belum Dibayar
NASIONALNEWS.ID KOTA TANGERANG – Beberapa seniman lokal dari beberapa grup band yang tampil di Festival Al-Azhom Kota Tangerang, sampai saat ini honorarium belum belum dibayar. Festival yang diadakan Pemerintah Kota Tangerang menoreh kekecewaan para seniman lokal.
Kutil mengatakan, bahwa musikalisasi puisi, Komunitas Pengamen Jalanan (Komjen), Band Majelis Preman hingga saat ini belum ada kabar sama sekali kapan mendapatkan bayarannya.
“Saya kasihan sama Asep Ketua Komjen untuk membayar honor personilnya terpaksa menggadaikan motornya untuk membayar para personil Komjen,” ungkap Kutil salah satu personil Majlis Preman kepada NasionalNews.id usai bertemu dengan Bobby Yunandar PPTK Festival Al-Azhom dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, di Gedung Cisadane, Senin (8/7/2025).
Menurutnya, bahwa teman-teman sudah berusaha berkomunikasi kepada Panitia Pelaksana dari Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) hingga saat ini belum juga ada kejelasan.
“Saat kami perform ditonton langsung pak Maryono Hasan Wakil Wali Kota Tangerang,” tutupnya.
Sementara PPTK Festival Al-Azhom, Bobby Yunandar mengatakan, bahwa yang tampil dari Dewan Kesenian Tangerang (DKT) itu diluar tanggung jawab Dispora Kota Tangerang.
“Yang perform di festival Al-Azhom dari DKT bukan tanggung jawab kami, itu tanggung jawab panitia pelaksana kegiatan,” terang Bobby.kepada NasionalNews.id di kantornya.
Ketika dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp, H Ahmad Rofiqi Ketua BKPRMI Kota Tangerang belum memberikan keterangan, sampai berita ini diterbitkan. (SL)











