Gerak Cepat, Pelaku Pembunuhan Dua Jasad di Rumah Lansia Patikraja Akhirnya Ditangkap!

oleh -
oleh
oplus 16908288
Oplus_16908288

NASIONALNEWS.ID, BANYUMAS–Misteri kasus pembunuhan tragis di Desa Patikraja akhirnya menyentuh titik terang. Polresta Banyumas bergerak cepat dan berhasil meringkus pelaku yang berhasil melarikan diri ke wilayah tetangga sekitar pukul 13.49 WIB.

Pelaku yang diidentifikasi sebagai Doni (23) berhasil ditangkap oleh tim kepolisian di wilayah Desa Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara.

Kabar penangkapan ini diungkapkan langsung oleh Kasat reskrim Polresta Banyumas, AKP Ardi Kurniawan,S.I.K.,M.A

“Benar, pelaku tak terduga (Doni) sudah berhasil kami amankan di wilayah Mandiraja, Banjarnegara berikut sepeda motornya yang dipakai buat kabur. Saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan intensif untuk mendalami motif dan kronologi lengkapnya, ujar Kasat Reskrim saat memberikan keterangan,” melalui sambungan Whatssap kepada nasionalnews.id,  Jumat (12/6/2025).

Kronologi Penemuan Jasad: Lampu Menyala Jadi Petunjuk

Peristiwa berdarah ini pertama kali terungkap pada Jumat (12/6/2025) pagi berkat kekayaan Sudarno (73), seorang tetangga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian, RT 01 RW 10 Desa Patikraja, Kecamatan Patikraja, Banyumas.

“Saya curiga karena sudah pagi, sekitar setengah tujuh (06.30 WIB), tetapi lampu rumah masih menyala terus,” ujar Sudarno.

Merasa ada yang janggal, Sudarno mengajak warga lain untuk memeriksa. Namun, seluruh pintu dan jendela rumah milik Kartinah (90) tersebut dalam kondisi tertutup rapat dari dalam.

“Kami ketuk-ketuk tidak ada yang menyyahut. Akhirnya saya sarankan ke pihak keluarga untuk dongkel saja pintunya, tapi harus keluarganya yang buka,” tambah Sudarno. Pintu tersebut kemudian dibuka paksa oleh adik Kartinah.

Cucu Korban Berada di Dalam Rumah Saat Warga Masuk

Setelah pintu berhasil didongkel, warga mendapati Doni berada di dalam rumah sedang tiduran. Ketika ditanya mengenai keberadaan neneknya (Kartinah), Doni berdalih tidak tahu dan menyuruh warga mencarinya sendiri.

Saat menyisir ruangan, warga justru dikejutkan dengan penemuan jasad seorang perempuan muda yang bersimbah darah di ruang sembahyang. Sudarno memastikan perempuan muda tersebut bukan penghuni rumah itu.

Misteri keberadaan Kartinah baru terpecahkan saat warga melihat ada kejanggalan di area sumur. “Ada yang melihat seperti kaki nongol dari sumur,” ungkap Sudarno. Petugas polisi dibantu warga kemudian mengevakuasi jasad dari dalam sumur yang dipastikan adalah Kartinah.

Motif Dugaan: Hubungan Gelap dan Kehamilan

Berdasarkan informasi yang diketahui di lapangan, Doni merupakan pria yang sudah beristri dan memiliki dua anak. Ia sehari-hari bekerja sebagai petugas keamanan ( security ) di salah satu perusahaan di Cilacap.

Sebelum kejadian, Doni diketahui membawa korban perempuan muda, yang diduga merupakan pacar atau Wanita Idaman Lain (WIL)-nya untuk menginap di rumah sang nenek. Warga setempat sempat mendengar adanya kehebatan dari dalam rumah pada pagi hari sebelum mayat ditemukan.

Sementara itu, pembunuhan ini dipicu oleh cekcok akibat korban perempuan muda tersebut tengah dalam kondisi hamil dan menuntut pertanggungjawaban dari pelaku. Diduga panik dan gelap mata, pelaku menghabisi nyawa pacarnya serta sang nenek yang berada di rumah tersebut lantaran mengetahui korban bersimbah dar**, sebelum akhirnya melarikan diri ke Banjarnegara.

Saat ini, Polresta Banyumas masih melakukan penyelidikan mendalam dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna menyusun kronologi utuh dari kasus pembunuhan keji ini.

Penulis: IMAM S

 

No More Posts Available.

No more pages to load.