NASIONALNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Sasaran para penculik tidak hanya anak-anak. Seorang ibu hamil asal Kelurahan Cipete menjadi korban penculikan. Bahkan korban bernama Noviyanti ditemukan empat jam setelah dinyatakan diculik.
Modus kejahatan yang disebut dengan istilah abducation itu memang pernah terjadi dibeberapa daerah Indonesia, seperti di Batam pada September 2007 dan di Semarang pada Januari 2012 tahun lalu.
Baru-baru ini modus itu terjadi lagi di Panunggangan Barat, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Novi yang kala itu diantar kerabatnya bernama Tania untuk berobat di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) pada Jumat (12/7/2019) mengaku diculik.
Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Abdul Rachim membenarkan kalau Polsek Cipondoh pada Jumat (12/7) lalu, menerima laporan tentang adanya wanita hilang diculik, pasca berobat di Puskesmas Panunggangan Barat.
“Jadi, setelah dapat laporan dari Tania yang mengatakan kalau sodaranya yang bernama Novi hilang. Anggota Polsek Cipondoh bersama Sat Reskrim Polrestro Tangerang Kota langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP, red) untuk mencari penyebab penculikan tersebut,” terang Abdul Rachim, Senin (15/7/2019) kemarin.
Abdul Rachim menambahkan, pada saat dilakukan penyelidilkan tiba-tiba pada pukul 15.30 WIB, Novi menghubungi Selamet untuk menjemput dirinya di belakang kampus Binus yang berada di Alam Sutra.
“Dari situ kita mulai curiga, bahwa yang menelpon kepada Tania adalah Novi juga yang mengaku diculik dan meminta tebusan Rp50 juta. Tetapi, penyidik belum bisa meminta keterangan Novi dikarenakan masih dirawat di Rumah Sakit Permata Ibu,” jelasnya.
Lebih dalam ia mengatakan, kecurigaan itu semakin kuat setelah dilakukan pelacakan nomor HP. Sebab, pada saat melakukan pelacakan pihaknya medapatkan dua nomor pada Imei yang sama.
“Pertama di nomor private 088290472296 dan kedua nomor WhatsApp di 089532150218, setelah diketahui nomor tersebut berada dalam satu Imei yang sama, yakni nomor tersebut milik Novi yang mengaku diculik di Puskesmas Panunggangan Barat,” ungkapnya.
Diketahui aat ini, Kepolisian Sektor Cipondoh mengamankan sebuah Handpone merk Xiomi sebagai barang bukti
“Untuk keperluan penyidikan lebih lanjut, kami mengamankan satu buah HP yang digunakan untuk berkominikasi saat Novi diculik,” tandasnya. (aput)











