NASIONALNEWS.ID, JAKARTA – Beredar tewasnya tersangka pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di Jelupang Serpong karena tertabrak kendaraan minibus di bantah pihak keluarga korban, keluarga menduga adanya penganiayaan lantaran sebelum kejadian korban sempat vidio call dalam keadaan sehat,Hp mati saat saat ada yang merebut dan suara pemukulan, Rabu (13/12/2023).
Fauji, kakak korban menjelaskan, saat kejadian dia melakukan komunikasi melalui telepon dengan korban.
“Sebelum kejadian, sebelumnya korban yang menjadi tersangka ranmor sempat meneleponnya dengan vidio call dan saat itu korban dalam keadaan baik-baik saja,” katanya.
“Kronologi kejadian si korban sebelum dia meninggal jam 2.00 ketika dia mau menyelesaikan baret mobil carry warna hitam, sempet dia vidio call, waktu itu ngobrol untuk minta di trasferin biaya perbaikan mobil. karena dia ga bawa duit cash,” tambahnya.
Kakak korban sempat mengobrol dengan dengan pemilik mobil carry dan dia meminta sejumlah uang pengganti ,
“Dikasihkanlah HP si almarhum ke yang punya mobil carry, ngobrolah sama saya, dia minta uang di angka 800 ribu, ya udah bang kirim aja nomer rekeningnya adik saya ga bawa duit, kata saya,” ujarnya.
Masih kata Fauji, setelah beberapa saat menunggu nomer rekening pemilik mobil, HP korban mati saat terdengar suara pemukulan.
“Pas saya tunggu-tunggi HP langsung mati pas ada suara pemukulan gelebug, saya telpon lagi ga diangkat-angkat, mati toe hp,” ungkapnya.
Fauji mendapat informasi kembali, saat menerima informasi dari Polsek Serpong bahwa korban dalam keadaan kritis.
“Denger-denger lagi habis magrib dari pihak kepolisian Serpong, ada kabar katanya DD di rumah sakit katanya kritis, saya kaget pas dia bilang kritis, dasarnya kan dia ga kenapa napa pas sama yang punya mobil carry tersebut,” katanya aneh
Fauji mengaku tidak terima dengan kematian korban, lantaran sebelumnya korban dalam keadaan baik baik saja, dan korban akan melaporkan kejadian tersebut ke Polisi.
“Saya ga terima, kan tadinya baik baik saja, saya akan melaporkan ke polisi, adik sayakan punya keluarga punya anak dan istri,” pungkasnya.
(Yuyu)











