Penyekatan Suramadu, Pemudik Nihil Covid-19, Gubernur Jatim: Orang Madura Sakti

oleh -
img 20210518 wa0006

NASIONALNEWS.ID, JATIM – Untuk mencegah penyebaran covid 19 di masa libur lebaran dan merespond penertiban para pemudik untuk menerapkan aturan larangan mudik, pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) sejak 6 Mei 2021 lalu telah melakukan penyekatan di sejumlah titik.

Salah satu titik pos yang dilakukan penyekatan yakni di jembatan Suramadu (Surabaya-Madura) Jawa Timur.

Dalam pantauan petugas, selama 12 hari sampai sekarang, dari arah Surabaya ke Pulau Madura hasilnya tidak ada pemudik yang terpapar covid 19.

Sedangkan hasil yang tercatat positif covid 19 sebanyak 38 pemudik tapi di luar daerah pulau Madura.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Jatim Herlin Ferliana saat memaparkan langsung di depan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

“Untuk pos penyekatan di Suramadu nihil yang positif rapid antigen Bu,” ujar Herlin, Senin (17/05/2021).

Disisi lain, Kepala UPT Dishub Jatim di Bangkalan, Wahab melalui virtual juga mengatakan, tidak adanya orang Madura yang diperiksa dan nihil positif rapid antigen.

Mendengar paparan itu, Gubernur Khofifah tersenyum sampai tersoloh dengan kata-kata sedikit menyanjung.

“Orang Madura itu sakti-sakti,” kata Khofifah setengah bercanda.

Reporter: Kholisin

No More Posts Available.

No more pages to load.